Salah satu tempat sampah yang ada di area Alun-Alun Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTimes)
Salah satu tempat sampah yang ada di area Alun-Alun Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTimes)

Tahun depan, Pemkot Batu akan membeli sebanyak 5 ribu unit tempat sampah. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu sebagai leading sector  menjelaskan program ini sengaja diagendakan agar Kota Batu meraih Piala Aadipura tahun 2018.

“Salah satu program prioritas kami adalah menambah 5 ribu unit tempat sampah. Itu kami rencanakan tahun depan. Program prioritas ini menyempurnakan sarana dan prasarana Adipura, Adiwiyata untuk mendukung kota sehat," ungkap Kepala DLH Kota Bayu Arief Assidiq.

Ia mengatakan 5 ribu tempat sampah ini nanti akan ditempatkan di seluruh sudut Kota Batu. Tempat sampah ini terbuat dari bahan stainlesss. Satu tempat berisi tiga kotak sampah dengan penggunaan berbeda-beda yakni untuk sampah organik, non organik dan daur ulang.

Warga dan wisatawan yang akan membuang sampah harus bisa membedakan tiga kategori sampah tersebut. Dengan konsep tempat sampah tersebut pemilahan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo akan terbantu.

Tempat sampah tersebut akan dipasang di sejumlah titik pantau seperti sekolah, pasar, terminal, dan jalan protokol.

Arief menjelaskan pada tahun 2017 ini pengadaan tempat sampah sudah dilakukan melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) sebesar Rp 200 juta.

Dengan anggaran itu ada 75 unit tempat sampah dengan kualitas terbaik akan siap dipasang di area titik pantau.

“Sepertinya minggu depan nanti 75 unit tempat sampah itu sudah ada akan siap dipasang di area titik-titik pantau,” imbuh pria yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan ini.

Untuk memaksimalkan program pengadaan tempat sampah ini pihaknya menggandeng para kepala desa yang ada. Pihak desa membeli tempat sampah dari Dana Desa (DD) atau Anggaran Dana Desa (ADD). “Jadi kota rencana menggandeng desa dan kelurahan untuk menambah unit tempat sampah ini. Nanti bisa dialokasikan melalui ADD atau DD,” tambahnya saat ditemui di Jatim Park 3 ini.

Selain menambah jumlah tempat sampah, untuk mengatasi masalah sampah ini, lanjut Arief, pihaknya juga menambah mobil kontainer untuk pengelolaan sampah. “Kami berharap tidak ada halangan dan bisa terealisasi tahun depan,” tutupnya kepada BatuTIMES.