Hasil Musrenbang 2017, Cek Program Usulanmu  6-Habis

MALANGTIMES - Musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) 2017 yang digelar oleh Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Barenlitbang) Kota Malang memang menjadi kesempatan pemerintah mengakomodasi kebutuhan masyarakat secara langsung. 

Tulisan terakhir ini menguraikan kegiatan-kegiatan masyarakat di Kecamatan Blimbing. Terutama bagaimana pemerintah mengakomodasi keinginan masyarakat meningkatkan kesejahteraan secara mandiri. Pada 2018 mendatang, kecamatan tersebut mendapat pagu anggaran Rp 4,7 miliar. 

Rinciannya, untuk Kelurahan Blimbing Rp 399 juta, Polowijen Rp 195 juta, Arjosari Rp 235 juta, Purwodadi Rp 429 juta, Pandanwangi Rp 537 juta, Purwatoro Rp 847 juta, Bunulrejo Rp 395 juta, Kesatrian Rp 250 juta. Juga untuk Kelurahan Polehan Rp 800 juta, Jodipan Rp 423 juta, dan Balearjosari Rp 255 juta.

Hampir semua kelurahan mengusulkan program khusus peningkatan keterampilan. Misalnya di Kelurahan Blimbing, terdapat program keterampilan bagi ibu rumah tangga dengan anggaran Rp 5,8 juta. Juga di Kelurahan Purwodadi yang menyelenggarakan kegiatan pelatihan kewirausahaan dengan dana Rp 10 juta. 

Bukan hanya itu. Ada empat peningkatan keterampilan lain yang masing-masing dijatah Rp 8,5 juta. Mulai dari keterampilan urban farming, peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat, sosialisasi bahaya narkoba dan HIV/AIDS, serta soal ketahanan pangan. 

Menciptakan warga yang mandiri dalam segala aspek juga diupayakan Kelurahan Purwantoro. Untuk peningkatan keterampilan masyarakat, dianggarkan Rp 104 juta yang meliputi pelatihan pengembangan UMKM, keterampilan pengolahan makanan, juga pelatihan tanaman hias dan obat. 

Agar kesadaran kesehatan warga meningkat, kelurahan itu juga memberi anggaran khusus sebanyak Rp 75 juta. Terutama untuk pelatihan cara ukur balita, sosialisasi garam beryodium,  juga pelatihan etika dan keluarga berencana. 

Sementara di Kelurahan Polehan, pelatihan keterampilan masyarakat dijatah Rp 23 juta. Sementara pemberdayaan perempuan diberi dana Rp 75 juta. Untuk kesehatan, ada anggaran Rp 44,8 juta. 

Dalam seri tulisan ini telah dibahas bagaimana usulan-usulan prioritas di seritap wilayah yang terakomodasi dan didanai pada 2018 mendatang. Sementara Musrenbang 2018 yang bakal digelar sekitar bulan Maret kembali akan menghimpun usulan-usulan warga. 

Sehingga dengan menyimak program mana yang bisa dan yang tidak bisa didanai, masyarakat dapat menyusun usulan prioritas agar lolos untuk dilakukan 2019 mendatang. (*)