Setelah Dicek Ulang, Dinas Perdagangan Temukan Penyebab Banjir Pasar Besar Malang

MALANGTIMES- Dinas Perdagangan (Disfag) Kota Malang tak ingin membiarkan banjir kembali melanda Pasar Besar Malang seperti yang terjadi Rabu (15/11/2017).

Oleh karena itu, leading sector bidang perdagangan ini terus berupaya mencari penyebab utama timbulnya genangan air di kawasan pasar induk Kota Malang tersebut.

Curah hujan yang tinggi belakangan ini membuat kawasan pasar yang rencana akan segera dibangun kembali pasca kebakaran beberapa tahun lalu itu sangat rawan dipenuhi genangan air. 

Salah satu upaya taktis dan praktis yang sekarang dilakukan Dinas Perdagangan bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat adalah normalisasi atau pembersihan saluran air.

Kepala Disdag Kota Malang, Wahyu Setianto mengatakan banjir tersebut tidak hanya disebabkan material sampah yang menumpuk dalam saluran air. Setelah diselidiki ternyata terdapat saluran air yang ambrol di sekitar lokasi.

"Jadi ada plengsengan di salah satu titik saluran air yang ambrol. Sementara dari luar terlihat normal-normal saja, tidak kelihatan ambrolnya. Kami sudah ambil material yang ada di dalam saluran itu," jelas Wahyu Setianto kepada MalangTIMES, Rabu (22/11/2017).

Lebih lanjut, ia menyampaikan kerja bakti pembersihan dan perbaikan saluran air tersebut bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umun dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang.

"Saya tadi ketemu pelaksananya. Katanya kalau banjir itu diakibatkan masalah sampah tidak seperti itu. Nah ternyata ya itu plengsengannya ambrol," ujar Wahyu.

Agar banjir yang sama tidak terulang lagi, pihaknya mengimbau para pedagang agar tidak membuang sampah di saluran air.

"Sementara ini antisipasi kami menghadapi banjir masih manual. Saat ada genangan air kami baru kerahkan staf sebanyak mungkin untuk mengalirkan genangan air tersebut ke jalur yang ada," pungkasnya.

Top