Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa (tengah berhijab merah) didampingi Bupati Malang Dr H Rendra Kresna (tengah berpeci hitam) foto bersama KPM penerima bantua PKH di Kabupaten Malang. (foto : Inam Syafii/MalangTIMES)
Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa (tengah berhijab merah) didampingi Bupati Malang Dr H Rendra Kresna (tengah berpeci hitam) foto bersama KPM penerima bantua PKH di Kabupaten Malang. (foto : Inam Syafii/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sebanyak 750 keluarga penerima manfaat (KPM) di enam kecamatan di Kabupaten Malang digelontor bantuan non-tunai Program Keluarga Harapan (PKH). Bantuan dari Kementerian Sosial itu diserahkan di Pendapa Agung Kabupaten Malang, Senin (20/11/2017) siang.

Pencairan bantuan PKH tahap akhir ini dihadiri Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Nur Pujianto, Staf Khusus Kemensos Mas'ud Said, Bupati Malang Dr H Rendra Kresna, Ketua DPRD Kabupaten Malang Hari Sasongko.

Baca Juga : Mokong Keluyuran Malam Hari, Warga Jalani Rapid Test Covid-19 di Tempat

"Sekarang yang menerima bantuan PKH totalnya ada 750 KPM dari Kecamatan Pakisaji, Pakis, Jabung, Dau, Pujon, dan Wagir," kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Malang Sri Puji Wahyu Lestari kepada MalangTIMES di sela-sela acara penyaluran bantuan sosial non-tunai PKH di Kabupaten Malang.

Perempuan yang akrab disapa Yayuk itu menjelaskan, secara rinci KPM yang hadir menerima bantuan PKH adalah Kecamatan Dau 100 orang, Pakis 170 orang, Jabung 145 orang, Wagir 219 orang, Pakisaji 72 orang, dan Kecamatan Pujon 30 orang.

"Jadi, total yang hadir menerima PKH hari ini sebanyak 736 PKM. Sisanya kemungkinan ada halangan dan bantuan bisa diambil besok melaluiBNI," ungkap perempuam ramah itu.

Menurut Yayuk, target penyaluran program bantuan PKH tahap akhir ini akan dirampungkan akhir November ini. "Target kami, akhir November pencairan bantuan PKH sudah harus selesai untuk meringankan KPH dalm mencukupi kebutuhan pendidikan anaknya, kesehatan dalam memperhatikan kecukupan gizi dan pola hidup sehat anak dan ibu hamil," akunya.

Baca Juga : Usul Pemakaman Nakes Covid-19 di TMP & Anugerah Bintang Jasa Berujung Bully untuk Ganjar

Yayuk menerangkan, bantuan PKH ini pencairannya dilakukan sebanyak empat kali dalam setahun, yakni Februari, Mei, Agustus, dan November. Setiap KPM dalam setahun menerima bantuan PKH sebesar Rp 1.890.000.

"Tahun ini jumlah penerima bantuan PKH di Kabupaten Malang menjadi 54.640 KPM dengan jumlah anggaran dari pemerintah pusat sekitar Rp 103,2 miliar," pungkasnya.