Ilustrasi lansia terlantar di Kabupaten Malang akan menerima bantuan Aslut Rp 200 ribu pe rbulan. (foto : Istimewa)
Ilustrasi lansia terlantar di Kabupaten Malang akan menerima bantuan Aslut Rp 200 ribu pe rbulan. (foto : Istimewa)

MALANGTIMES – Dinas Sosial (Dinsos)  Kabupaten Malang memberikan bantuan melalui program Asistensi Sosial Lanjut Usia Terlantar (Aslut) bagi 50 lansia terlantar di Kabupaten Malang. Besarnya Rp 200 ribu per bulan.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Malang Retno Tri D. menjelaskan, Aslut ini merupakan program bantuan dari Kementerian Sosial. "Untuk Kabupaten Malang, kuota Aslut diberikan kepada 50 orang lansia sebagai jaminan hidup bagi lansia yang tidak potensial, hidupnya bergantung pada bantuan orang lain atau pendamping, serta tidak tinggal bersama keluarga dan tidak berpenghasilan tetap. Artinya tidak bisa apa-apa, hanya di tempat tidur saja hingga meninggal dunia,” kata Retno kepada MalangTIMES, Jumat (10/11/2017).

Untuk program bantuan Aslut ini, Dinas Sosial menyalurkan bantuan fokus di dua kecamatan. Yaitu Donomulyo dan Bantur. “Karena awal pendataan pembagian bantuan ini sudah melalui tahapan seleksi. Di wilayah itu sebagian besar banyak lansia terlantarnya. Tapi wilayah lain juga masih banyak dan nanti ada seleksi pendataan bantuan lagi," ungkap Retno.

Bantuan Aslut ini berlaku sampai 10 bulan. Tahun sebelumnya bantuan diberikan selama 12 bulan. Kriteria bantuan diberikan kepada lansia terlantar yang berusia di atas 65 tahun.

“Dua tahun terakhir ini ada pengurangan dari Kemensos untuk program Aslut dari 12 bulan menjadi 10 bulan. Bantuan yang diberikan sebesar Rp 200 ribu per bulan,” ucapnya.

Lebih lanjut Retno merinci total anggaran bantuan yang diberikan Kemensos tahun ini di Kabupaten Malang. Yakni sebesar Rp 100 juta dengan rincian setiap lansia terlantar mendapatkan uang Rp 2 juta selama 10 bulan.

“Sekarang pemberian bantuan masih berlangsung. Diberikan kepada yang bersangkutan. Penyaluran bantuan langsung dilakukan pendamping desa, lalu dilaporkan ke Dinas Sosial dengan surat keterangan resmi, lalu kami memonitor ke yang bersangkutan,” paparnya.

Di samping itu,  pencairan dana program bantuan Aslut ini yang semula melalui kantor pos. Namun sekarang pencaiaran dananya langsung melalui melalui Bank BNI. “Dengan bantuan itu, pemerintah sangat memperhatikan jaminan sosial lansia terlantar di Kabupaten Malang untuk kebutuhan hidupnya,” ujar dia. (*)