Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr Asih Tri Rahmi saat hadir dalam pembukaan Festival Mbois II, Kamis (2/11). ( Foto: Hezza Sukmasita)
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr Asih Tri Rahmi saat hadir dalam pembukaan Festival Mbois II, Kamis (2/11). ( Foto: Hezza Sukmasita)

MALANGTIMES - Masyarakat Kota Malang kini tidak perlu khawatir terhadap penyakit difteri yang sempat menjangkiti beberapa siswa di SMA Negeri 3 Malang dan SD Muhammadiyah 9 Malang. Sebab, Dinas Kesehatan Kota Malang telah berhasil mengatasi permasalahan tersebut.

Baca Juga : Tiga Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Kota Malang Sembuh

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang Asih Tri Rachmi mengatakan difteri di Kota Malang telah teratasi dengan baik. Berbagai upaya telah dilakukan Dinkes untuk menghalau penyakit tersebut.

"Alhamdulillah sudah teratasi. Yang penting masyarakat jangan meremehkan imunisasi. Dari lahir hingga SD itu, ada imunisasinya,"ujar Asih di sela-sela acara Festival Mbois II (2/11).

Asih menjelaskan, Dinkes telah memeriksa siswa yang terjangkit difteri. Bahkan setiap orang yang berinteraksi dengan pasien turut diperiksa guna penanganan dini dan pencegahan penyakit tersebut. "Jika ada yang sakit satu, semua yang kontak dengan pasien kami periksa. Kalau positif, kami kasih obat. Orang-orang di sekitarnya juga kami imunisasi lagi," ujarnya.

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis

Asih juga melaporkan kondisi terakhir dua sekolah yang siswanya terjangkit difteri. Di SMA Negeri 9 Malang, Asih mendapati sembilan orang terjangkit difteri dan tiga di antaranya adalah guru. Sedangkan di SD Muhammadiyah 9, satu orang yang terjangkit difteri sudah diperiksa dan mendapatkan obat.

"Satu yang dari SD Muhammadiyah 9 sudah sembuh. Semuanya diimunisasi ulang, termasuk keluarganya dan orang-orang di sekitarnya. Bahkan orang-orang Dinkes dan petugas puskesmas pun mendapatkan vaksinasi," kata Asih. (*)