Warga Kabupaten Malang Harus Bersiap, Operasi Zebra Semeru 2017 Segera Digelar

Nov 01, 2017 17:02
Pembagian stiker imbauan tertib lalu lintas oleh Kasatlantas AKP M. Probandono Bobby (kanan) dan Kapolres Malang AKBP YS Ujung di depan Mapolres Malang, Rabu (01/11) (Nana)
Pembagian stiker imbauan tertib lalu lintas oleh Kasatlantas AKP M. Probandono Bobby (kanan) dan Kapolres Malang AKBP YS Ujung di depan Mapolres Malang, Rabu (01/11) (Nana)

MALANGTIMES - Warga Kabupaten Malang dihimbau secara resmi oleh Kepolisian Resort (Polres) Malang untuk mempersiapkan dirinya secara lengkap saat berkendaraan.

Pasalnya, Operasi Zebra Semeru 2017 akan digelar mulai hari ini hingga tanggal 14 November 2017 mendatang. Oleh karena itu, Polres Malang yang akan menerjunkan 160 personelnya selama operasi, mengimbau masyarakat  untuk tertib berlalu lintas selama dan sesudah Operasi Zebra Semeru 2017.

Imbauan tersebut disampaikan dalam upaya meminimalisir praduga yang masih berkembang di masyarakat mengenai razia polisi yang tidak jelas, mengada-ada dan hanya mencari kesalahan pengendara di jalanan.

"Salah satu pointnya itu. Kita sosialisasikan hal ini kepada masyarakat sehingga tidak ada kesan menjebak masyarakat dalam razia. Tetapi point penting Operasi Zebra Semeru 2017 adalah terciptanya tertib lalu lintas. Ada tidaknya operasi dari kepolisian," terang Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung, Rabu (01/11). 

Sasaran Operasi Zebra Semeru 2017 lebih pada pelanggaran-pelanggaran lalu lintas yang berakibat kecelakaan fatal di jalanan. Hal ini didasarkan dengan adanya jumlah kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban jiwa di tahun 2016 yang mengalami peningkatan dari tahun 2015.

Data Polres Malang mencatat, tahun 2016 korban jiwa akibat pelanggaran lalu lintas sebanyak 84 orang di Kabupaten Malang. "Mengalami peningkatan sebesar 58 persen dibanding periode tahun 2015," ujar Ujung Kapolres Malang.

Sedangkan total pelanggaran lalu lintas tahun 2016 mencapai 80.448 kasus dengan rincian sebanyak 68.011 lembar tilang dan 12.437 teguran.

Kondisi inilah yang membuat Kapolres Malang meminta kepada seluruh personel yang ada agar menindak tegas pengendara yang melanggar lalu lintas.

"Tindak tegas untuk pelanggar yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas yang fatal. Tapi jangan lupakan sisi humanisnya dalam menerapkan ketegasan tersebut," ujar Ujung. 

Operasi Zebra Semeru 2017 ini juga tidak sekedar dari aparat kepolisian saja. Tapi, personel dari TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan juga dilibatkan dalam operasi.

"Karena itu kita harapkan masyarakat dapat tertib selama 14 hari ini. Anggap saja 14 hari ini dijadikan latihan kedisiplinan. Kedepannya diharap bisa tertib terus," pungkas Ujung.

Topik
Warga Kabupaten MalangOperasi Zebra Semeru 2017Polres MalangKapolres MalangAKBP Yade Setiawan Ujung

Berita Lainnya

Berita

Terbaru