Sekda Kabupaten Malang Tegaskan Pejabat Harus Mampu Tingkatkan Kompetensi Manajerial

MALANGTIMES - Ini dorongan positif untuk pejabat aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Malang dari  Sekretaris Daerah (Sekda)  Ir Didik Budi Mulyono MT. Didik menyampaikan pejabat ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang harus mampu meningkatkan kompetensi dalam mengembangkan etos kerja.

Hal itu disampaikan Didik ketika membuka Pelatihan Pengembangan Kompetensi Manajerial yang dikemas dalam seminar Making Kabupaten Malang WOW melalui Transformasi Fundamental dengan narasumber Dr (HC) Hermawan Kertajaya MSc, founder and chairman  Markplus Inc. Pelatihan yang dimulai Senin (30/10/2017) hingga Rabu (1/11/2017) itu dilangsungkan di Hotel Savana Kota Malang.

Didik menjelaskan, pelatihan ini sangat penting bagi ASN, terutama pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang dalam meningkatkan  kompetensi manajerial kerjanya. "Kami berharap para ASN bisa memanfaatkan seminar semaksimal mungkin sehingga ke depan mereka mampu meningkatkan kompetensi tiap individu dengan mengaplikasikan hasil seminar di lingkup kerjanya," ucap dia di hadapan puluhan peserta seminar.

Didik mengatakan bahwa sumber daya aparatur sipil negara (ASN) merupakan elemen penting dalam pemerintah yang mempunyai peran sebagai penggerak utama dalam mewujudkan program prioritas visi misi pemerintahan di Kabupaten Malang. "Jadi, manfaatkan momen ini untuk lebih berkreativitas dan berinovasi dalam menerapkan tiga strategi prioritas tersebut," tandasnya.

Selain itu, para ASN diharapkan mampu meningkatkan kompetensi, khususnya bagi pejabat eselon II dan III, dalam meningkatkan pengetahuan terkait pengelolaan potensi daerah sebagai salah satu destinasi wisata. 

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD)  Kabupaten Malang Nurman Ramdansyah  menyampaikan, tujuan pelatihan adalah  pejabat ASN bisa meningkatkan daya saing sumber daya manusia agar menjadi ASN yang berlandaskan  tiga nilai kebangsaan Indonesia. Yakni integritas, etos kerja dan gotong royong. 

Di samping itu, dalam  pelatihan ini, peserta yang hadir terdiri dari 200 orang pejabat eselon II, mulai  sekretaris daerah, staf ahli, asisten sekda, inspektur, kepala badan dan dinas, sekretaris DPRD. Eselon III terdiri dari 41 orang dari sekretaris dinas, 33 camat, 33 sekretaris camat, 10 orang kepala bagian, serta 37 orang kepala bidang dinas. (*)

Top