Bagas Adi Nugroho yang kembali menjadi tandem Arthur Cunha saat melawan Persipura. (Hendra Saputra/MALANGTIMES)
Bagas Adi Nugroho yang kembali menjadi tandem Arthur Cunha saat melawan Persipura. (Hendra Saputra/MALANGTIMES)

MALANGTIMES - Arema FC kembali gagal mencuri poin di Stadion Mandala Jayapura setelah Persipura mampu membalikkan skor menjadi 3-1 dalam sepuluh menit terakhir. Situasi tersebut membuktikan bahwa Singo Edan masih lengah di menit-menit akhir.

Singo Edan sebetulnya mampu unggul lebih dahulu lewat gol tendangan penalti Ahmet Atayew menit 39'. Penalti itu berawal dari serangan yang dibangun arek-arek Malang. Arthur Cunha melakukan overlap hingga kotak penalti Persipura. Tak ingin kecolongan, bola yang hendak dikontrol oleh stopper asal Brazil tersebut disambar oleh Addison Alves sampai mengenai punggung bek Arema FC bernomor punggung 44 tersebut.

Wasit yang mengetahui hal tersebut langsung menuip tanda pelanggaran. Dan itu tampaknya menjadi awal petaka bagi Arema FC karena Arthur Cunha harus ditarik keluar dan digantikan oleh Muhammad Rafli.

Pelatih Arema FC Joko Susilo mengatakan bahwa Arthur Cunha menjadi tembok terkuat Singo Edan yang dimiliki saat pertandingan tersebut karena pemain lain absen. "Kami tidak punya stok pemain belakang lagi. Sehingga cederanya Arthur memaksa kami untuk bermain lebih menunggu ketimbang coba menyerang. Hal itu bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Persipura," ujar Gethuk, panggilan akrab Joko Susilo.

Kekalahan tersebut membuat daftar panjang permainan tidak konsisten dari Arema FC. Terlebih posisi Singo Edan tetap tertahan di peringkat 9 klasemen sementara Liga 1 dengan 46 poin.

Sedangkan Persipura mampu menembus tiga besar berkat tambahan tiga poin yang diraih dari Arema FC kemarin siang. "Selamat kepada Persipura yang mampu memenangkan pertandingan. Walau sejujurnya dalam permainan, kami tidak kalah," pungkas Joko. (*)