Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang, Endang Retnowati. (foto: Imam Syafii/ MalangTIMES)
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang, Endang Retnowati. (foto: Imam Syafii/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Perikanan akan memberikan pembekalan kepada nelayan tentang mitigas tanggap bencana ketika melaut di pesisir pantai selatan.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang, Endang Retnowati menjelaskan bahwa para nelayan dan anggota Kelompok Pengawas Masyarakat (Pokwasmas), harus diberikan edukasi tentang mitigasi tanggap bencana ketika beraktivitas melaut.

"Nanti pada Selasa (3/11/2017) kami akan mengadakan sosialisasi mitigasi tanggap bencana kepada nelayan dan pokwasmas di Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo," kata Endang kepada MalangTIMES.

Endang menjelaskan materi mitigasi tanggap bencana akan diberikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang. 

"Jadi nanti materi tunggal dari BPBD tentang seputar masalah bagaimana cara mengidentifikasi gejala alam ketika nelayan melaut. Lalu apa yang harus dilakukan nelayan saat terjadi bencana dengan sigap," terangnya.

Tak hanya itu saja, nelayan juga harus mampu melihat bagaimana menghadapi kondisi-kondisi tentang kerusakan alam. Sehingga melalui sosialisasi tersebut, masyarakat terutama nelayan mengerti dan paham bagaimana menghadapi bencana alam di laut.

Lebih lanjut Endang mengungkapkan masyarakat pesisir maupun nelayan dituntut agar dapat memahami kondisi alam di wilayah penangkapan ikan.  Misalnya dengan tidak memaksakan diri melaut saat terjadi gelombang pasang yang disertai angin kencang.

"Dari kondisi alam seperti gelombang pasang dan angin kencang itu, nelayan harus tetap waspada karena dapat membahayakan saat melakukan kegiatan menangkap ikan di tengah laut," beber dia.

Disamping itu, satu hal penting lainnya yang harus diutamakan oleh anggota nelayan saat melaut, yaitu melengkapi diri dengan peralatan keselamatan seperti baju pelampung dan peralatan keamanan lainnya.