Bunga Canonball asal Amerika Selatan yang merekah tumbuh di halaman SMAK St Maria Malang.
Bunga Canonball asal Amerika Selatan yang merekah tumbuh di halaman SMAK St Maria Malang.

MALANGTIMES- Dalam dunia flora ada berbagai macam jenis tumbuhan langka mampu tumbuh di Indonesia. Sebut saja bunga Raflesia yang begitu terkenal, edelweiss, kantong semar dan masih banyak lagi. Bunga Canonball juga termasuk ke dalam tumbuhan langka. Namun bagaimana jika bunga ini hidup semerbak di Kota Malang?

Ya, bunga dengan nama latin Couropita Guanensis ini telah hidup puluhan tahun di salah satu sekolah swasta di Kota Malang, tepatnya di SMAK St Maria Malang.

Menurut cerita Kepala SMAK St Maria Sr Theresella bunga ini pertama kali di bawa ke Kota Malang oleh pendiri SMAK Santa Maria Malang Sr Henrica Maria Verhoef atau yang akrab dikenal dengan Sr Gerarda sekitar tahun 1950-an. Bibit bunga cannonball tersebut dibawa langsung dari Belanda tempat asal Sr gerarda.

“Bunga ini ditanam Sr Gerarda di halaman depan sekolah SMAK St Maria. Ada dua pohon, ditanam berjajar sehingga menyerupai gerbang di depan sekolah,” ujar Sr Theresella.

Bunga ini merupakan bunga yang konon berasal dari Amerika Selatan. Habitatnya berada di belahan bumi yang beriklim sub tropis dan tropis. Disebut dengan bunga cannonball karena bentuk dan ukuran buahnya menyerupai bola meriam. Saat masak dia akan terjatuh ke tanah dan menimbulkan suara letupan, buah pun akan terbelah saat terjatuh.

Bunga berwarna pink yang tumbuh di halaman SMAK St Maria ini rupanya satu-satunya yang ada di Kota Malang. Aroma bunganya yang semerbak harum membuat banyak orang ingin menanamnya di halaman rumah. Namun sayang, setiap kali ada yang mencoba menanam dan mengambil bibitnya dari induk pohon tersebut selalu saja gagal tumbuh.

“Setiap pagi kalau bunganya sedang berkembang baunya harum sekali setiap lewat mau masuk ke dalam. Saya senang melihatnya. Jadi banyak yang pingin punya, tapi katanya selalu gagal tumbuh. Informasi yang saya dapat juga bunga ini satu-satunya yang ada di Kota Malang,” beber wanita yang baru menjabat sebagai Kepala Sekolah SMAK St Maria sejak 2016 lalu.

Kini bunga ini pun menjadi salah satu ikon bagi SMAK St Maria. Dalam berbagai kesempatan jika bunga ini mekar banyak orang yang berkunjung berburu mengabadikan rupanya.