KPK Geber Pemeriksaan di Kota Malang (13)

Diperiksa KPK, Mantan Ketua Dewan Akui Hanya Disodori Gambar dan Tirukan Ucapan

Oct 19, 2017 17:35
Priyatmoko saat istirahat pemeriksaan(Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Priyatmoko saat istirahat pemeriksaan(Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pengakuan menarik dilontarkan anggota DPRD Kota Malang Priyatmoko Oetomo di sela-sela  menjalani pemeriksaan  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di aula Mapolres Malang Kota, Kamis (19/10). Dia dengan suara tersendat-sendat  mengungkapkan bahwa dalam pemeriksaan dirinya  tak lagi ditanya tentang nama-nama barut, namun hanya disodori gambar-gambar  psikologi.

Baca Juga : Dewan Nilai Dirut PDAM Tak Penuhi Kompetensi, Usul Konkret Dicopot

" Tidak ada lagi nama yang disebut dalam pemeriksaan saya. Saya malah hanya disodori gambar-gambar. Nggak ada pertanyaan lainnya," ujar mantan ketua DPRD Kota Malang itu.

Selain menunjukkan gambar-gambar psikologi, lanjut Priyatmoko, penyidik KPK juga menyuruhnya  menirukan kata-kata yang mereka ucapakan. "Iya disuruh menirukan apa yang diucapkan penyidik. Kemungkinan memainkan  psikologi juga," ungkapnya singkat seraya kembali masuk ke ruang pemeriksaan. 

Terkait istilah "pokir atau pokok pikiran" yang diduga sebagai sandi minta uang oleh DPRD kepada pemkot dalam pengegolan APBD perubahan, Priyatmoko  mengaku tidak ditanyai hal tersebut dan hanya disodori gambar.
Sementara itu, pemeriksaan hari  kedua oleh penyidik KPK yang telah berlangsung sejak pukul 09.00 kepada 11 anggota dewan sampai saat ini masih terus  berjalan.  Belum ada tanda-tanda selesai.

Baca Juga : Pipa Terus Bocor, Wali Kota Malang Sutiaji Beri Komentar Ini

Namun beberapa anggota dewan seperti Hery Subianto sudah meninggalkan lokasi pemeriksaan sekitar pukul 15.25WIB  usai menjalani pemeriksaan. Disusul Asia Iriani, anggota DPRD dari Fraksi PPP. Dia meninggalkan lokasi pemeriksaan sekitar pukul 15.50 WIB. Tutuk Hariyani juga meninggalkan aula Mapolres Malang Kota pada pukul 16.00. (*)

Topik
Mantan Ketua DewanDPRD Kota MalangPriyatmoko OetomoKPK

Berita Lainnya

Berita

Terbaru