KPK Geber Pemeriksaan di Kota Malang (11)

KPK Temukan Kata 'Pokir' Jadi Kode Upeti Anggaran

Oct 18, 2017 16:08
Juru Bicara KPK Febri Diansyah
Juru Bicara KPK Febri Diansyah

MALANGTIMES - Sempat marak istilah 'buceng' dalam rekaman antara salah satu pejabat DPRD Kota Malang dengan pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, kini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan kode lain yang diduga digunakan untuk transaksi tindak rasuah dalam pembahasan anggaran.

Baca Juga : Dewan Nilai Dirut PDAM Tak Penuhi Kompetensi, Usul Konkret Dicopot

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menjelaskan bahwa penyidik mendalami proses pembahasan hingga pengesahan APBD Perubahan Kota Malang tahun anggaran 2015. "Termasuk indikasi penerimaan uang terkait dengan pembahasan anggaran tersebut," ujarnya melalui pesan WhatsApp. 

"Diduga ada penggunaan istilah uang "pokir" (pokok pikiran) agar proses pembahasan APBD-P tersebut berjalan lancar," tambah Febri. KPK juga tengah mengusut kemungkinan terlibatnya oknum-oknum lain dalam kasus yang menyebabkan kerugian negara ratusan juta rupiah itu.

"Apakah ada pihak penerima lain, juga akan didalami," tegasnya.
Hari ini (18/10/2017), lanjut Febri, diagendakan pemeriksaan terhadap Sekda Kota Malang Tahun 2015 Cipto Wiyono. Cipto yang saat ini menjabat kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Cipta Karya Jawa Timur saat itu juga merupakan ketua tim anggaran Pemkot Malang. "Juga sembilan orang anggota DPRD diperiksa di Polres Kota Malang. Pemeriksaan dilakukan dalam kasus indikasi suap terkait pembahaaan APBD-P Kota Malang TA 2015," tuturnya.

Sempat diberitakan oleh MalangTIMES, diduga ada kongkalikong eksekutif - legislatif untuk  perumusan APBD 2015 lalu dan transaksi bawah tangan untuk memuluskan proyek-proyek fisik tertentu.

Baca Juga : Pipa Terus Bocor, Wali Kota Malang Sutiaji Beri Komentar Ini

Dalam rekaman yang diperdengarkan oleh KPK terhadap sejumlah pejabat eksekutif maupun legislatif saat pemeriksaan beberapa waktu lalu, DPRD Kota Malang meminta upeti atas pembahasan APBD 2015 yang mereka sebut dengan istilah 'Buceng". 

Buceng dalam masyarakat Jawa adalah sejenis tumpeng. Hanya saja, kerucut buceng lebih kecil jika dibandingkan dengan tumpeng.

Topik
Juru Bicara KPKfebri diansyahDPRD Kota MalangPemkot Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru