Perjuangan Hidup Mati Kampus Swasta di Malang (2)

Mahasiswa ITN Malang Terus Meningkat, Ternyata Ini Sebabnya

Oct 10, 2017 15:32
Suasana belajar di kampus ITN Malang Jalan Sigura-Gura Barat Nomor 2 Sumbersari, Lowokwaru, Kota Malang (foto Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)
Suasana belajar di kampus ITN Malang Jalan Sigura-Gura Barat Nomor 2 Sumbersari, Lowokwaru, Kota Malang (foto Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)

MALANGTIMES- Selama tiga tahun terakhir, Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang mengalami kenaikan jumlah mahasiswa.

Baca Juga : Dewan Nilai Dirut PDAM Tak Penuhi Kompetensi, Usul Konkret Dicopot

Berdasarkan data yang diterima MALANGTIMES, jumlah mahasiswa ITN Malang pada tahun 2015 sebesar 1.023 orang. Dan pada tahun 2016 jumlahnya meningkat menjadi 1.192 orang mahasiswa. Tahun 2017 ini ada 1.123 mahasiswa dari 15 program studi, belum termasuk mahasiswa alih jenjang. 

Animo mahasiswa memilih studi di ITN Malang tak lepas dari prestasi demi prestasi yang diraih oleh kampus. "Baik penelitian dan karya ilmiah ratingnya sudah cukup tinggi. Reputasi kerja sama dengan dunia  internasional juga semakin kita galakkan," jelas Rektor ITN Malang Dr Ir Lalu Mulyadi MT saat ditemui MALANGTIMES, Selasa (10/10/2017).

Rektor asal Lombok itu menjelaskan ada puluhan artikel ilmiah yang siap diterbitkan di berbagai laman jurnal internasional. Riset menjadi bagian penting dari kinerja pesat ITN Malang. Target hingga Desember 2017 adalah 100 artikel yang tembus jurnal internasional. Hingga bulan Oktober ini, sudah ada 87 artikel ilmiah yang siap terbit. 

Disinggung terkait animo mahasiswa studi di ITN Malang yang meningkat dari tahun ke tahun, ia menjelaskan semua tak lepas dari strategi baru pengenalan kampus. Sejak beberapa tahun belakangan, media internet menjadi sarana utama ITN Malang mengenalkan kampus ke berbagai SMA dan SMK.

"Cara lama seperti pemasangan baliho sudah kami tinggalkan. Sekarang kan era teknologi. Jadi kami banyak mengenalkan kampus kami kepada adik-adik SMA/SMK lewat media website. Karena kami kan terus mengembangkan website kami," imbuh dia. 

Selain penelitian, ia menerangkan bahwa sumber daya manusia (SDM) tenaga dosen di ITN Malang juga senantiasa ditingkatkan. Saat ini, total ada 175 orang tenaga dosen dan puluhan diantaranya merupakan dosen-dosen muda. 

Rektor ITN Malang Dr. Ir. Lalu Mulyadi, M. T. (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)Rektor ITN Malang Dr. Ir. Lalu Mulyadi, M. T. (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)

Minat mahasiswa menempuh studi di ITN Malang ternyata juga dipicu ingkungan belajar yang kondusif. Hal ini diungkapkan oleh seorang mahasiswi bernama Ayu Putri Pratiwi. Wanita asal Magelang itu mengaku dosen-dosen ITN Malang tak henti memotivasi mahasiswa agar belajar dan lulus tepat waktu. 

"Saya ambil alih jenjang dari D3 ke S1. Masa studi sekitar satu setengah tahun. Dan di sini dosen memacu kami untuk giat belajar dan menyelesaikan tugas tepat waktu," kata Ayu saat ditemui media online ini.

Baca Juga : Pipa Terus Bocor, Wali Kota Malang Sutiaji Beri Komentar Ini

Lingkungan belajar di ITN Malang juga membuat Tito Septa Nursetya memilih kampus ini. Apalagi Tito bekerja di sebuah perusahaan Jepang di daerah Pasuruan. "Kampus ini mendukung aktivitas pekerjaan saya. Dosen-dosen juga sangat mendorong kami untuk bisa membagi waktu antara belajar dan bekerja," jelas Tito. 

Program belajar kelas karyawan di ITN Malang, jelas Tito, dilakukan pada Sabtu dan Minggu. Meski demikian, di luar dua hari itu Tito terus dipacu untuk mengerjakan tugas akhir oleh dosen. "Seperti sekarang saya sedang mengerjakan tugas akhir," aku mahasiswa asli Malang ini. 

Wali Kota Malang HM Anton merupakan alumni ITN Malang jurusan Teknik Sipil angkatan 1984 (foto: dok/MalangTIMES)Wali Kota Malang HM Anton merupakan alumni ITN Malang jurusan Teknik Sipil angkatan 1984 (foto: dok/MalangTIMES)

Selain soal peningkatan kualitas penelitian, tenaga dosen, dan iklim studi daya tarik ITN Malang tak lain karena kesuksesan para alumni. Sebut saja Wali Kota Malang HM. Anton yang merupakan alumni jurusan teknik sipil angkatan 1984.

Dalam sebuah wawancara, Anton mengaku keberhasilan ia menjadi orang nomor satu di Kota Malang tak lain berkat pendidikan yang ia tempuh di ITN Malang. Abah Anton menyatakan terima kasihnya keada ITN Malang yang telah memberinya pengetahuan padanya sejauh ini. "Mungkin ini barokah dari ITN Malang saya bisa jadi begini,” kata Anton. 

Saat kuliah, wali kota kelahiran 31 Desember 1965 itu tidak pernah berpikir bahwa dirinya akan menjadi pemimpin di Kota Malang. Semangat belajar dan menempa diri membuat Anton akhirnya mampu mengukir prestasi menjadi wali kota Malang periode 2013-2018. 

Selain Anton, alumni ITN Malang yang merengkuh sukses sebagai pejabat ialah Bupati Ende Ir Marsel Petu dan Wakil Bupati Situbondo Ir H Yoyok Mulyadi MSi. Meski berlatar pendidikan dari kampus swasta di Malang, ternyata banyak dari mahasiswa yang sukses meraih jabatan penting di negeri ini. 

Lantas bagaimana dengan kampus swasta lain di Kota Malang? Benarkah ada kampus yang justru mengalami penurunan mahasiswa? Mengapa hal tersebut sampai bisa terjadi? Simak ulasan mengenai animo mahasiswa memilih kampus-kampus swasta di Kota Malang hanya di MALANGTIMES. (*)

Topik
Kampus Swasta malangkampus malangMinat Mahasiswa Malangmahasiswa malangITN Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru