M.Fadli Ketua DPC Nasdem Kota Malang(Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
M.Fadli Ketua DPC Nasdem Kota Malang(Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Berkas pendaftaran Partai Nasdem Kota Malang sebagai peserta Pemilu 2019 mendatang terpaksa dikembalikan oleh KPU Kota Malang, Senin (9/10/2017).

Pasalnya, antara dokumen yang diserahkan dengan Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) yang dimiliki KPUD ada perbedaan data jumlah anggota partai.

Pada data Sipol KPUD Kota Malang, tertulis jumlah anggota Partai Nasdem sebanyak 1.494 anggota. Sedangkan data pada hardcopy yang diberikan kepada tim KPUD Kota Malang berjumlah 1.354 anggota.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPC Partai Nasdem M.Fadli mengatakan perbedaan data ini diakibatkan input data yang dilakukan dengan dua metode yakni online dan offline

Selain itu, saat input data banyak komputer yang digunakan sehingga bisa saja beberapa komputer memasukan data yang sama.

"Nah bisa jadi data yang ada di Sipol ini memang ada yang ganda, sehingga jumlah anggota melonjak tidak sama dengan data hardcopy," paparnya, Senin (9/10/2017)

Lanjutnya, saat input data pihaknya  memang tidak melihat data yang ada pada Sipol, dan melakukan penginputan bersama tim di internal partai. 

"Input data itu memang dari kawan-kawan internal sendiri. Kami sengaja menginput dengan mengelompokkan per kecamatan," ungkapnya.

Sementara itu Ketua KPU Kota Malang,  Zainudin mengungkapkan, terkait perbedaan ini, pihaknya tetap meminta kepada Partai Nasdem untuk segera membenahi ketidaksesuaian data tersebut Pihaknya tetap berpatokan pada data Sipol yang diperoleh dari DPP.  

"Karena itu, teman-teman Nasdem harus membenahi bagaimana  data tersebut agar bisa fix dngan data pada Sipol. Bisa jadi data yang direkap oleh teman-teman Nasdem sebagian belum dimasukkan,"paparnya.

Ia menambahkan,  jika memang ada data ganda atau nama yang sama menjadi tugas KPUD untuk membenahi dan memerifikasi ulang data yang ada.