Kapolresta Malang AKBP Hoirudin Hasibuan (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Kapolresta Malang AKBP Hoirudin Hasibuan (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Benar-benar tak tahu diri. Itulah kata yang pantas diberikan kepada BPD (23) warga Tosari, Kabupaten Pasuruan. Ia tega mencuri mobil sahabatnya sendiri hanya untuk bermain judi online.

Mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Kota Malang tersebut mencuri mobil milik Nasikah Nabila (22), teman kuliah tersangka.

Kejadian itu bermula saat BDP meminjam mobil kepada korban dengan alasan untuk satu keperluan pada akhir Agustus 2017 lalu.

Karena saat itu ia sedang membutuhkan uang, akhirnya terpikir di benaknya untuk mencuri mobil tersebut. 

Setelah meminjam dan kunci mobil berada di tangan, ia pergi ke tukang kunci untuk menduplikat kunci mobil tersebut.

Selanjutnya, keesokan harinya dengan modal satu kunci duplikat, ia pun dengan gampang mencuri mobil yang diparkir di depan halaman rumah korban tanpa ada ganguan alarm mobil.

Setelah sukses mencuri mobil korban,  pelaku berusaha kabur menghilangkan jejak mobil tersebut ke Bandung. Setiba di sana ia menghubungi seorang kenalannya dan memintanya mengadaikan mobil tersebut seharga Rp 15,5 juta. 

Namun ketika itu, tersangka tak langsung menerima uang gadai secara total. Pihak penggadai sementara hanya memberikan uang sebesar Rp 11,4 juta dan berjanji akan meneransfer sisanya dalam waktu dekat.

"Tersangka setelah itu dapat transfer lagi dua juta, sehingga total Rp 13,4 juta, dan pihak penggadai masih menjanjikan lagi akan meneransfer kembali sisanya. Namun sampai batas waktu yang dijanjikan nomor hanphone penggadai malah tidak aktif lagi," jelas Kapolresta Malang AKBP Hoirudin Hasibuan.

Setelah itu, tersangka berinisiatif pulang sembari menungu kejelasan dari penggadai mobil tersebut ke kosnya. Tiba di Kota Malang, tersangka menggunakan uang tersebut untuk bermain judi online serta berbelanja baju.

Semeentara, korban yang mengetahui mobil yang diparkir di depan rumahnya raib, langsung melapor ke Polres Malang Kota yang segera ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan diketahuilah bahwa pencuri mobil korban adalah sahabatnya sendiri.

“Korbannya mahasiswi asal Blitar bertempat tinggal di Perum Bumi Meranti Wangi, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Memang dari keterangan korban, tersangka sudah beberapa kali pinjam mobilnya, ia juga tidak menyangka tersangka yang mencuri mobilnya," tuturnya.

Saat ini, kepolisian masih terus mencari keberadaan mobil korban yang belum kembali dan masih berada di tangan penggadai di Bandung.