Transaksi Seks Via Medsos di Malang (4)

Penjaja Seks Mengaku Langganan Beberapa Hotel di Malang

Oct 07, 2017 18:52
Ilustrasi
Ilustrasi

MALANGTIMES - Setelah janjian di belakang Balai Kota Malang dan melalui jalanan ramai Kota Malang, akhirnya Jurnalis MalangTIMES dan salah satu penjaja seks yang dipesan melalui media sosial sampai di penginapan di kawasan Jalan Kolonel Sugiono, Kotalama, Kota Malang.

Dengan perlahan namun pasti, Jurnalis MalangTIMES bersama penjaja seks berinisial IN masuk ke dalam penginapan yang disambut dengan pintu kecil dan langsung masuk dengan masih menaiki sepeda motor.

Baca Juga : Transparansi Anggaran Disparbud Dipertanyakan, Pemkab Malang jadi Paling Disorot

Sampai di dalam, terlihat ruangan remang-remang lampu kecil dan kamar-kamar yang cukup besar. Selain itu, juga terlihat puluhan sepeda motor yang terparkir di dalam ruangan tepat di antara kamar-kamar tersebut. Di dalam penginapan tersebut, juga terlihat tiga petugas laki-laki yang berbadan besar yang merupakan petugas penginapan dan petugas yang mengatur parkir.

Setelah turun dan selesai memarkir kendaraan, IN langsung terlihat berbicara dengan petugas tersebut, entah saat itu berbicara tentang apa, namun kemungkinan adalah tentang kamar yang akan dipakai untuk memberikan layanan. Setelah itu, IN kembali menghampiri Jurnalis MalangTIMES dan memberitahukan bahwa harus menunggu sebentar lagi, karena saat itu, kamar sedang penuh dengan konsumen.

Selang 5 menit, keluarlah dua orang paruh baya dari sebuah kamar dan langsung petugas masuk menggantikan sprei dan bantal ruangan tersebut. Lalu singkat cerita petugas selesai memberihkan kamar, maka diajaklah Jurnalis MalangTIMES masuk ke dalam kamar. Dengan tetap mengupayakan gambar kamera tetap bisa merekam kejadian sekeliling, Jurnalis MalangTIMES akhirnya tiba di kamar tersebut.

Usai masuk di dalam kamar, terlihat kondisi yang sudah rapi, dengan meja kursi dan kamar mandi dalam serta kasur yang cukup luas untuk dua orang, Jurnalis MalangTIMES mencoba mengajak bercakap-cakap IN yang ia sambut dengan ramah.

Saat itu Jurnalis MalangTIMES sempat menanyakan tentang beragam hal bagaimana ia sampai terjun ke dunia prostitusi. Dan dijawab dengan cukup singkat. Setelah bercerita cukup singkat, ia tiba-tiba melepas baju warna putih dan celana hitamnya dan hanya tinggal mengenakan sebuah BH serta celana dalam.

Setelah itu, ia menuju kamar mandi dan terlihat mencuci muka, kaki dan tangan. Usai dari kamar mandi, IN berbicara kepada MalangTIMES untuk segera melakukan tugasnya, namun saat itu, MalangTIMES masih berusaha mengajak IN berbicara panjang lebar untuk mengulur-ulur waktu, dan mengorek berbagai informasi darinya.

Akhirnya cara itupun berhasil dan membuatnya bercerita tentang pengalaman dirinya sebagai penjaja seks. "Kalau di Malang, ya pernah main di hotel-hotel, banyak hotel, Ada Hotel K, D, H, sama hotel lain, nggak hafal aku namanya. Ya itu, kadung sebagian buat bayar hotel, kalau emang bookingnya gede. Tapi ada juga yang kadang minta di vila mainnya," tandas IN.

Baca Juga : Pelaku Penggelapan Uang Milik Tirtasani Royal Resort Diamankan Polisi Saat Berada di Hotel Bersama Dosen Fakultas Hukum UB

Setelah bercerita cukup panjang lebar bahkan sampai ke alamat rumah, akhirnya IN pun segera ingin menyelesaikan tugasnya memberikan layanan seks, namun saat itu, kembali Jurnalis MalangTIMES beralasan memang hanya mencari teman untuk mengobrol secara pribadi karena terdapat masalah yang ingin diceritakan.

Setelah itu, Jurnalis MalamgTIMES kembali beralasan dengan ditelfon oleh keluarga untuk segera pulang karena terdapat keperluan yang tidak bisa ditinggalkan. Mendengar hal itu, wajah IN juga sempat bertanya, bagaimana kelanjutannya ini, apakah memang tidak jadi untuk bertransaksi seks, jika memang batal, ia mengungkapkan tetap meminta upah kepada Jurnalis MalangTIMES.

Setelah memberikan upah tersebut, Jurnalis MalangTIMES bersama penjaja seks tersebut bersama-sama keluar dan menghampiri lagi petugas penginapan dan terlihat membayarkan uang sewa kamar penginapan.

Jurnalis MalangTIMES pergi meninggalkan tempat tersebut dan IN, namun sebelumnya sempat berpamitan dengan IN yang sempat menyampaikan "Makasi ya mas," ungkapnya dengan senyum kepada Jurnalis MalangTIMES. Lalu, bagaimana dengan kisah dari penjaja seks tersebut sampai turun ke dunia prostitusi, simak terus MalangTIMES.com untuk mengikuti kisahnya.

Topik
MalangBerita Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru