Teh Asli Malang, Kabarnya Kini (7)

Ternyata Begini Cara Mendapatkan Kualitas Terbaik Teh Racek Malang

Oct 04, 2017 19:23
Foto : Google Images
Foto : Google Images

MALANGTIMES - Mudah diterima lidah anak-anak hingga orang tua, ternyata Teh Racek milik Eko Sugiarto punya resep jitu soal inovasi rasa.

Tidak hanya menawarkan teh melati dan rasa buah-buahan saja namun Teh Racek juga menawarkan berbagai rasa menarik lainnya.

Baca Juga : Kejar Setoran PAD Tinggi, Salah Satu Sebab PDAM Tak Fokus Perbaiki Layanan

Masih dari Owner Teh Racek Malang, Eko Sugiarto membeberkan sedikit rahasia dapur miliknya yang terletak di Jalan Atletik Nomor 123 Malang ini.

Sadar akan selera orang kebanyakan, Eko memutar otak untuk menciptakan inovasi baru sehingga mendapatkan lebih banyak varian rasa yang ditawarkan.

Setelah sukses dengan rasa buah-buahan dan teh melati, dirinya mencoba formulasi baru dengan membuat jus teh dengan rasa coklat, millk tea, cappuccino, jeruk nipis hingga jeruk peras.

“Saya coba utak-atik komposisi di dapur produksi kami. Saya mengolah sendiri susu, gula dan flavor sampai menemukan rasa yang pas,” terang Eko.

Dirinya mengaku, untuk menjaga kualitas rasa dan keamanan dalam kandungan produknya Eko menggunakan bahan-bahan terbaik. Seperti susu bubuk, gula murni yang dicairkan, teh, serta perasa makanan.

“Setelah ketemu komposisinya, barulah kami buat secara massal. Bahan-bahan bubuk kita masukkan ke dalam mesin untuk dicampur jadi satu kemudian dikemas dalam kemasan sesuai dengan beratnya,” imbuhnya lagi.

Baca Juga : Jelas Perbedaannya, Anggaran Disparbud Kota Lebih Rinci Dibanding Disparbud Kabupaten Malang

Menariknya, Eko membeberkan mengapa Teh Racek memiliki rasa yang lebih pekat dari teh siap saji yang lain. Dia mengaku, untuk mendapatkan rasa teh yang lebih kuat, dia mengolahnya secara manual.

“Malam hari teh kita rendam semalaman, besoknya baru disaring. Ini yang dilakukan orang zaman dahulu untuk mendapatkan rasa teh yang lebih kuat. Karena teh yang diendapkan semalam akan lebih maksimal ekstraksinya,” bebernya.

Meski begitu teh ini hanya bertahan selama 12 jam saja. Membuang sisa teh dari outlet jika tidak habis pun dilakukan. Ini sebagai upaya untuk menjaga kualitas teh yang akan dipasarkan.

Topik
teh malangteh asli malangbisnis teh malangTeh Racekteh racek malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru