Teh Asli Malang, Kabarnya Kini (5)

Segarnya Bisnis Teh Racek, Buat Banyak Orang Tertarik

Oct 04, 2017 08:40
foto via google
foto via google

MALANGTIMES - Menjamurnya booth-booth Teh Racek di Malang Raya ternyata ditengarai oleh beberapa sebab. Seperti peluang yang besar sebab kuliner di Malang Raya selalu berkembang, rasa yang ditawarkan begitu mudah diterima lidah semua kalangan hingga prosedur kemitraan yang sangat mudah dan tidak membutuhkan modal yang banyak.

Baca Juga : Dewan Nilai Dirut PDAM Tak Penuhi Kompetensi, Usul Konkret Dicopot

Marketing Manager Teh Racek, Suciati menjelaskan, sejak dua tahun Teh Racek berdiri manajemen dan berani mulai membuka peluang untuk bermitra usaha. Sejak saat itu, mulai banyak masyarakat yang ingin menjalin kerjasama dengan perusahaan milik Eko Sugiarto ini.

“Bagi yang ingin bermitra dengan kami cukup menginvestasikan uang sebesar satu juta rupiah saja. Namun pengajuan juga harus dibarengi dengan usulan tempat dan membawa lamaran SPG yang akan menjaga booth tersebut,” jelas Suci.

Lebih lanjut Suci menjelaskan, uang investasi tersebut akan dikembalikan dalam kurun waktu tiga bulan setelah booth berdiri, itu berlaku jika booth tersebut tidak bermasalah. Masalah yang dimaksud adalah tidak tercapainya target penjualan di setiap harinya.

Sedangkan untuk pembagian hasil, Teh Racek mematok 12% keuntungan untuk mitra Teh Racek sedangkan 88% persen untuk Teh Racek. Dengan perhitungan, gaji SPG dibebankan kepada Teh Racek yang berkisar antara Rp 750 ribu hingga Rp 1,25 juta setiap bulannya.

Baca Juga : Pipa Terus Bocor, Wali Kota Malang Sutiaji Beri Komentar Ini

“Semua bahan baku kami yang sediakan. Sedangkan mitra kerja hanya dikenai biaya sewa tempat dan listrik setiap bulannya. SPG yang menjaga booth tersebut juga kami yang menggaji,” terangnya lagi.

Jika ditanya soal laba, jangan ditanya. Sebab, satu booth saja jika mampu menghasilkan minimal Rp 300 ribu dalam satu hari atau setara dengan 43 cup, maka dalam sebulan mampu meraup keuntungan hingga Rp 9 juta.

Hingga hari ini, booth-booth Teh Racek telah memenuhi setiap sudut Kota Malang. Utamanya di kawasan perbelanjaan dan sekitar hunian pelajar dan mahasiswa. Kawasan Sukun dan Singosari saat ini menjadi sasaran pengembangan bisnis kuliner favorit mahasiswa ini.

Topik
teh asli malangTeh RacekMinuman Brand Lokal

Berita Lainnya

Berita

Terbaru