Teh Asli Malang, Kabarnya Kini (2)

Dulu, Teh dari Indonesia Pernah Berjaya Hingga Eropa

Oct 03, 2017 17:41
Ilustrasi.(Foto : google images)
Ilustrasi.(Foto : google images)

MALANGTIMES- Bicara soal teh, tidak lengkap rasanya jika kita tidak mengetahui terlebih dahulu bagaimana perjalanan minuman dari pucuk daun Camellia Sinensisini. MalangTIMES mencoba menghimpun dari berbagai sumber untuk mengulas sejarah perjalanan panjang teh hingga sampai di Indonesia.

Baca Juga : Dewan Nilai Dirut PDAM Tak Penuhi Kompetensi, Usul Konkret Dicopot

Dalam sejarahnya, teh diperkirakan pertama kali ditemukan di dataran China. Penemunya adalah Kaisar Shen Nung yang hidup sekitar tahun 2737 sebelum masehi tepatnya di Provinsi Yunnan. Di masa itu, teh masih sebagai obat-obatan herbal. Kebanyakan mereka mengkonsumsinya hanya dengan mengunyah daun teh tersebut.

Memasuki abad ke 8 Masehi pada masa Dinasti Han barulah teh mulai diolah dengan proses yang sederhana. Mereka memilih pucuk-pucuk daun dan mengeringkannya lalu disimpan untuk selanjutnya diseduh secara natural atau dikombinasikan dengan rempah-rempah lain.

Dari sini, barulah teh menjadi tradisi untuk menjamu tamu. Pada Dinasti Ming begitu banyak jenis teh mulai ditemukan. Teh-teh terbaik kemudian dikembangbiakkan bibitnya di daerah Guangdong dan Fujian.

Berlanjut hingga tahun 780 Masehi, cendikiawan China yang bernama Lu Yu mengumpulkan temuan-temuan mengenai khasiat teh. Dia merangkumnya dalam sebuah buku berjudul Ch’a Ching atau The Classic of Tea.

Baca Juga : Pipa Terus Bocor, Wali Kota Malang Sutiaji Beri Komentar Ini

Untuk masuk ke Indonesia di abad ke 17, teh dibawa oleh seseorang berkebangsaan Jerman yang kebetulan telah melanglang buana ke negeri China. Dia adalah Andreas Cleyer. Dia membawa bibit teh terbaik dari China dan menanamnya di Batavia. Mulanya, Andreas menanam teh hanya sebagai tanaman hias di halaman rumahnya.

Pada tahun 1694 Valentijn seorang rahib juga melaporkan bahwa ia melihat tanaman yang sama di halaman rumah Gubernur Jenderal VOC C’amphoys.

Pabrik-pabrik teh baru berdiri di Indonesia pada abad ke 18. Dengan dukungan penuh dari VOC saat itu industri teh digeluti dengan serius oleh pemerintahan. Bahkan, pada tahun 1935 teh dari Indonesia sudah melanglang buana hingga ke Eropa.

Topik
bisnis teh kota malangteh malangminuman tehminuman cepat saji

Berita Lainnya

Berita

Terbaru