Ilustrasi pemilu yang mensyaratkan adanya berbagai tahapan yang wajib dilalui sesuai dengan PKPU No 7/2017.(Istimewa)
Ilustrasi pemilu yang mensyaratkan adanya berbagai tahapan yang wajib dilalui sesuai dengan PKPU No 7/2017.(Istimewa)

MALANGTIMES -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang meminta kepada seluruh partai politik (parpol) untuk mengintensifkan komunikasi dengan pihaknya. Pasalnya, amanah Peraturan KPU (PKPU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019 sudah di depan mata. Tapi, beberapa proses untuk menuju tahapan tersebut belum terealisasikan.

Salah satu yang belum terealisasi adalah sosialisasi dan bimbingan teknis terkait kesiapan pelaksanaan Pemilu 2019 sesuai dengan PKPU. "Sosialisasi  merupakan bagian dari tahapan pemilu 2019. Karena itu, kita berharap kepada parpol untuk saling mengintensifkan komunikasi dengan kita," kata Santoko, ketua KPU Kabupaten Malang, Minggu (01/10). 

Terkait hal tersebut, Santoko menyatakan bahwa KPU Kabupaten Malang berencana mengundang parpol dan stakeholder lainnya untuk secepatnya melaksanakan sosialisasi dan bimbingan teknis. "Insya Allah Senin depan (02/10) acara kita laksanakan. Ini karena secara tahapan tanggal 1 sampai 3 sudah pengumuman pendaftaran," terangnya.

Adapun tahapan pendaftaran dan verifikasi peserta pemilu sesuai PKPU No 7/2017 adalah tanggal 1-3 Oktober 2017  pengumuman pendaftaran, tm 3-16 Oktober 2017 pendaftaran dan penyerahan syarat pendaftaran serta penerimaan kelengkapan dokumen persyaratan.

Sedangkan 17 Oktober -15 November 2017 akan ada penelitian administrasi di tingkat kabupaten/kota. Sementara verifikasi faktual di kabupaten/kota diadakan 15 Desember 2017 - 4 Januari 2018.

Kemudian pada 17 Februari 2018 dilakukan penetapan partai politik peserta Pemilu 2019. "Artinya untuk kepentingan tersebut, waktunya sudah dekat. Semoga semua tahapan sesuai regulasi terlaksana," ujar Santoko yang akan mengundang ketua dan sekretaris parpol di tingkat Kabupaten Malang.

Untuk lebih memaksimalkan tahapan pemilu tersebut, pria yang aktif dalam organisasi Muhammadiyah dan KNPI ini juga akan mengundang operator Sistem Informasi Partai Politik (sipol) di setiap partai. "Operator sipol nantinya akan mendapatkan pelatihan dari KPU Kabupaten Malang. Hal ini agar seluruh elemen dalam pemilu memahami berbagai hal teknis yang diamanahkan aturan yang ada," pungkas Santoko (*)