Tujuh Orang Tewas Berjamaah di Balai Desa (4)

Tujuh Jenazah Tragedi Gendset, Diantar Tujuh Ambulans ke Kamar Mayat RSSA

Sep 29, 2017 16:03
Mobil jenazah beriring-iringan mengangkut tujuh jenazah yang meninggal berjamaah di Balai Desa Ngadas, Poncokusumo Malang, Jumat (29/9/2017)
Mobil jenazah beriring-iringan mengangkut tujuh jenazah yang meninggal berjamaah di Balai Desa Ngadas, Poncokusumo Malang, Jumat (29/9/2017)

MALANGTIMES - Tujuh jenazah korban tewas yang berada di Balai Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, sampai di Kamar Mayat RSSA Kota Malang dengan diantar tujuh ambulans yang dikawal dengan mobil patroli polisi.

Ambulan tersebut tiga merupakan bantuan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang serta dari Palang Merah Indonesia (PMI), PPMR Rescue. 

Dengan bergantian setelah tiba di kamar mayat sekitar pukul 14.00 wib, satu persatu mobil ambulans tersebut menurunkan jenazah ke dalam kamar mayat dengan dibantu banyak relawan.

Tujuh korban tersebut lima diantaranya merupakan petugas yang sedang mengerjakan bangunan di Balai Desa Ngadas, sementara dua orang dari informasi merupakan petugas dari Telkomsel.

Identitas korban, dari data yang berhasil dihimpun tidak kesemuanya berasal dari Malang, namun ada yang berasal dari luar kota.

Nama-nama tujuh korban tersebut diantaranya Hasrul Trio Purnomo(29), yang merupakan tukang bangunan yang beralamat di Desa Mojodadi, Kecamatan Kedungpring Lamongan.

"Korban ada tujuh dari data yang didapat, diduga ya karena keracunan gas karbonmonoksida (CO, red.)," jelas Sri Subekti anggota SAR Pakem saat ditemui di Kamar Mayat RSSA, Jumat (29/9/2017).

Yang kedua, Ahmad Syaifudin (38) warga Wonorejo RT 5, RW 2, Poncokusumo, Kabupaten Malang. Yang ketiga, Muh. Yusuf (21) warga Jakgung Suprapto I, nomor 93 D, Kota Malang.

Untuk korban keempat, Nur Rokim (33) warga Desa Wonorejo, RT 5, RW 2, Poncokusumo, Kabupaten Malang. Korban kelima, yakni Jumadi(34) warga Desa Gedog Wetan, Turen, Kabupaten Malang.

Korban selanjutnya adalah Imam (19) warga Desa Wonorejo, Poncokusumo. Dan yang terakhir Cak Ir, warga Desa Wonorejo, Kabupaten Malang.

Saat ini, tujuh jenazah korban sudah tiba di kamar mayat RSSA untuk menjalani autopsi guna mengetahui kematian korban secara pasti. Suasana kamar mayat dipenuhi dengan petugas dan relawan yang melakukan evakuasi.

Sebelumnya, tujuh orang ditemukan dengan kondisi tak bernyawa di dalam Balai Desa Ngadas, Kabupaten Malang. Diduga semua korban tewas karena menghirup gas karbonmonoksida yang dihasilkan oleh mesin genset yang sengaja dinyalakan dua petugas Telkomsel karena listrik yang padam.

Saat itu, posisi genset berada di dalam ruangan balai desa. Seluruh korban juga saat itu tidur di dalam ruangan, ditemukan pagi harinya sekitar pukul 07.00 wib oleh Kepala Desa sudah dalam kondisi tewas. Sementara genset sudah dalam keadaan mati karena kehabisan bensin

Topik
Tujuh Orang Tewasdi Balai DesaTragedi Gendset

Berita Lainnya

Berita

Terbaru