Mogok Lagi, Angkot Mulai Kehilangan Simpati Warga (2)

Relawan Mulai Antisipasi Mogok Massal Angkot Esok

Sep 25, 2017 14:18
Maret 2017 lalu, aksi mogok massal angkot memaksa tim media online MALANGTIMES turun menjadi relawan (foto: dok/MalangTIMES)
Maret 2017 lalu, aksi mogok massal angkot memaksa tim media online MALANGTIMES turun menjadi relawan (foto: dok/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Bulan Maret 2017 silam, sekitar 2000 sopir angkutan umum memilih mogok massal lantaran kecewa hadirnya transportasi online masuk Kota Malang. Mereka berdalih pendapatan mereka turun drastis sebab banyak penumpang beralih ke layanan transportasi berbasis online seperti Go-Jek, Grab, dan Uber. 

Baca Juga : Dewan Nilai Dirut PDAM Tak Penuhi Kompetensi, Usul Konkret Dicopot

Akibat mogok massal yang terjadi pada Senin, 6 Maret 2017 itu, ribuan penumpang khususnya pelajar terlantar. Keadaan ini memaksa masyarakat berbondong-bondong menjadi relawan. Berbagai elemen masyarakat Kota Malang merelakan kendaraan pribadi mereka mengangkut para penumpang terlantar. 

Tak sampai hati, media online MALANGTIMES turun tangan menjadi relawan. Kami mengangkut para penumpang terlantar itu bekerjasama dengan Brimob Detasemen B Polda Jawa Timur dan Jasa Yasa. 

Bulan demi bulan berganti, kemarahan ribuan sopir angkutan umum di Kota Malang tak jua meredam. Besok (Selasa, 26/9/2017) mereka dipastikan bakal melakukan aksi mogok massal lagi. Lantas bagaimana nasib penumpang bila terjadi lagi aksi mogok sopir angkot? 

Masyarakat Kota Malang sudah mulai bersiap-siap turun lagi menjadi relawan. Dihubungi media online MALANGTIMES salah seorang relawan, Bambang Indra Bastian menjelaskan sore ini akan dilaksanakan rapat koordinasi mengenai kesiapan relawan mengantisipasi mogok massal angkot. 

"Kami hanya bisa komitmen pada anak-anak sekolah saja biar tidak terlantar. Untuk keberangkatan dan kepulangan ya dari masing-masing tempat sekolahnya," kata Bambang ketika dihubungi melalui pesan Whatsapp pada Senin (25/9/2017).

Baca Juga : Pipa Terus Bocor, Wali Kota Malang Sutiaji Beri Komentar Ini

Ditanya soal berapa jumlah relawan yang akan turun, Bambang tidak dapat memastikan. Tetapi, ia menuturkan kemungkinan lebih banyak dibandingkan aksi mogok massal pada Maret lalu. 

"Sepertinya sama dengan yang terjadi tempo hari. Dan malahan bisa lebih banyak lagi armada yang ikut mendaftarkan baik roda dua maupun roda empat," imbuhnya. 

Disinggung mengenai siapa saja yang terlibat dalam aksi relawan dan titik-titik mana saja yang akan dilalui oleh relawan, Bambang belum bisa menjelaskan detail lantaran rapat koordinasi baru akan dilaksanakan pada Senin sore ini. 

"Nanti kita infokan karena sore ini sampai selesai kita dalam pengkondisian dan koordinasi dari semua pihak relawan Malang Raya," pungkasnya mengakhiri pembicaraan. (*)

Topik
demo angkot di malang 2017Mogok Massalmogok supir angkottransportasi onlineRelawan

Berita Lainnya

Berita

Terbaru