KPK OTT Wali Kota Bati Eddy Rumpoko (11)

Kantor Rekanan Pengadaan Mebelair Block Office Among Tani Digeledah KPK

Sep 18, 2017 14:47
Tim penyidik KPK RI masuk ke dalam kantor PT Dailbana Prima Indonesia dengan penjagaan aparat. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Tim penyidik KPK RI masuk ke dalam kantor PT Dailbana Prima Indonesia dengan penjagaan aparat. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Salah satunya di salah satu ruko di Jalan Brigen Katamo No 48-50, Kasin, Kota Malang. Ruko itu disebut-sebut sebagai kantor PT Dailbana Prima Indonesia, perusahaan milik Filipus Djap yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. 

Baca Juga : Dewan Nilai Dirut PDAM Tak Penuhi Kompetensi, Usul Konkret Dicopot

Berdasarkan pantauan MalangTIMES, sejumlah anggota Unit Sabhara Polres Malang Kota melakukan penjagaan di lokasi tersebbut. Sebuah mobil ber-plat L yang diindikasikan digunakan oleh tim KPK juga tampak masuk ke dalam garasi gedung dengan penjagaan polisi. 

Meski demikian, di ruko tersebut tidak terdapat plang nama khusus PT Dailbana Prima Indonesia. Terpantau juga beberapa pekerja tampak lalu lalang masuk ke dalam gedung. "Ini pabrik garmen, bikin kaos. Nggak tahu ada KPk atau tidak," ujar salah satu pekerja. Satpam kantor tersebut juga tidak membantah bahwa ada pemeriksaan. "Ada polisi, tapi tidak tahu di dalam. Saya baru datang," ujarnya.

Berdasarkan penelusuran MalangTIMES, PT Dailbana Prima Indonesia merupakana pemenang lelang pengadaan kursi kerja dan hadap eselon dan staf Bbock A, meja pelayanan/resepsionis pada dinas pendapatan dan badan penanaman modal; meja dan kursi kerja eselon dan kursi hadap Block B.

Dalam APBD Kota Batu 2016, anggaran pengadaan tersebut dijatah Rp 5,01 miliar. Namun, PT Dailbana Prima Indonesi berhasil memenangkan terder yang diikuti 29 peserta itu dengan pagu Rp 4,93 miliar. Pengadaan itu sendiri dillaksanakan oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kota Batu.

Tangkapan layar pengumuman lelang Pemerintah Kota Batu.

Dengan nilai proyek Rp 5 miliar, jika dihitung 'uang pelicin' 10 persen dari nilai proyek sehingga didapatkan angka Rp 500 juta. Nilai yang sama yang diungkap KPK dalam rilisnya.

Baca Juga : Pipa Terus Bocor, Wali Kota Malang Sutiaji Beri Komentar Ini

Dalam keterangan pemenang lelang dengan kode 610201 itu, alamat PT Dailbana Prima Indonesia berada di Jalan Brigjen Katamso No 48-50 Kota Mallanng yang saat ini diperiksa oleh tim pennyidik KPK. 

Sebelumnya, KPK menetapkan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko (ER) dan dua orang lainnya yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Kota Batu, Jawa Timur, Sabtu (17/9/2017), sebagai tersangka. Selain ER, KPK juga menetapkan Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan Pemkot Batu Edi Setyawan dan Filipus Djab sebagai tersangka.

Topik
ott kpkWali Kota BatuEddy Rumpoko

Berita Lainnya

Berita

Terbaru