Broadcasting uji coba tilang e-CCTV yang beredar di medsos dan viral di Kabupaten Malang ini ternyata hoax menurut Polres Malang, Jumat (08/09) (Foto: Nana/ MalangTIMES)
Broadcasting uji coba tilang e-CCTV yang beredar di medsos dan viral di Kabupaten Malang ini ternyata hoax menurut Polres Malang, Jumat (08/09) (Foto: Nana/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kembali kabar hoax beredar dengan cepat di berbagai platform media sosial (medsos) sejak kemarin malam (07/09) sampai kini, Jumat (08/09) di Kabupaten Malang.

Kini, kabar hoax tersebut mengenai uji coba tilang e-CCTV di jalanan Kepanjen yang membuat masyarakat bertanya-tanya mengenai masalah tersebut. Seperti yang terjadi di warga Kromengan dan Talangagung yang langsung mempercayai informasi tersebut. "Mas, hati-hati hari ini ada uji coba tilang e-CCTV di Kepanjen," kata Mubarok H (27) warga Talangagung, Kepanjen, Jumat (08/09) kepada MalangTIMES.

Baca Juga : Efek Jera, Ortu 207 Remaja Balap Liar Dipanggil Polisi, Guru Juga Ditembusi

Mubarok juga memperlihatkan broadcasting melalui group Whatsapp-nya tentang hal tersebut. Hal ini juga dialami beberapa warga di Kromengan yang langsung juga menshare hal tersebut di group yang dimilikinya. "Iya, kasihan nanti kalau mereka tidak tahu. Makanya saya bagikan informasi tersebut," ujar Dasuki (21).

Broadcasting tersebut menurut Polres Malang melalui Kasubbag Humas-nya adalah kabar tidak benar atau bohong (hoax). "Itu tidak benar. Karena untuk tilang e-CCTV baru dilaunching di Kota Surabaya. Sedang kita belum mengembangkan hal tersebut," terang Ipda Ahmad Taufik kepada MalangTIMES.

Pernyataan resmi dari Polres Malang tersebut bisa dijadikan acuan informasi yang benar terhadap kabar hoax yang kadung merebak dan dipercaya masyarakat.

Isi broadcasting hoax tentang uji coba tilang e-CCTV di Kepanjen adalah sebagai berikut (sesuai aslinya). 

'Buat teman2 yg melintas di jalanan di KEPANJEN: Hari ini uji coba tilang e-CCTV KEPANJEN -MALANG. Berhenti di belakang garis. Hati- hati dengan kecepatan ketika lampu TL sdh menyala warna kuning. Karena sensor CCTV akan me-ngezoom saat lampu kuning menyala. Mungkin jg dibeberapa wilayah atau tempat lain. Ojok lali juga bolo2 yang kerja ato perjlnn melewati simpang 4 KEPANJEN informasi mulai September 2017 akan dipasang ribuan CCTV di tmpt2 yg rawan pelanggaran Lalu Lintas sprti PER INDUSTRIAN,Traffic Light maupun tmpt lain.

Tujuan pemasangan CCTV trsbt adl utk menangkap scra detail visual para pelanggar Lalin selanjutnya akan dilakukan penilangan secara elektronik dan dikirim surat krmh alamat sesuai Nopol bahkan CCTV tersebut dpt menangkap gambar wajah dan Nopol scra jelas.

Khususnya rekan2 jika berhenti di lampu merah jangan melebihi Stop Line lbh baik ambil blkngnya Stop Line'.

Baca Juga : Ketua Satgas Covid-19 Tulungagung : Satu Dokter Positif, Tapi Kondisinya Membaik

'Bahwa Pemkab MALANG akan menggandeng kerja sama Satlantas Polres Malang, Kejaksaan Negeri Kepanjen, PN Kepanjen dan Dishub Kab. Kepanjen maupun instansi lain.

Mari bersama -sama tertib Lalu Lintas di jalan dg Motto Keselamatan Sebagai Kebutuhan No 1. Aplikasi dilapangan akan segera di publikasikan.'

Begitulah broadcasting hoax yang secara cepat ditindalanjuti oleh Polres Malang melalui tim Cyber-nya.

"Sekali lagi Polres belum mengembangkan hal tersebut juga belum ada koordinasi dengan lainnya," tegas Ahmad Taufik.