Kepala SD Muhammadiyah 4 Kota Batu bersama dengan murid di depan kelas (Foto: Hendra Saputra/MALANGTIMES)
Kepala SD Muhammadiyah 4 Kota Batu bersama dengan murid di depan kelas (Foto: Hendra Saputra/MALANGTIMES)

MALANGTIMES- Berbeda dengan sekolah- sekolah di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) yang menolak full day school, sekolah Muhammadiyah justru sebaliknya. Salah satunya di Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 4 Kota Batu yang justru antusias menerapkannya.

Sekolah yang terletak di Jalan Welirang No. 17 Kota Batu ini menerapkan full day school mulai semester dua tahun ajaran 2017-2018.

Perlu diketahui, full day school berarti program sekolah dimana proses pembelajaran dilaksanakan sehari penuh di sekolah. Dengan kebijakan seperti ini maka waktu dan kesibukan anak-anak lebih banyak dihabiskan di lingkungan sekolah dari pada di rumah. Anak-anak dapat berada di rumah lagi setelah menjelang sore.

Full day school merupakan model sekolah umum yang memadukan sistem pengajaran agama secara intensif yaitu dengan memberi tambahan waktu khusus untuk pendalaman agama siswa. Dengan jam tambahan dilaksanakan pada jam setelah sholat dhuhur sampai sholat ashar, praktisnya sekolah model ini masuk pukul 07:00 WIB dan pulang pada pukul 15 : 30.

Kepala SD Muhammadiyah 4 Kota Batu, Zulkifli mengatakan bahwa penerapan full day school di sekolah yang dipimpinnya untuk meningkatkan karakter siswanya.

"Di sini kelas 4, 5 dan 6 sudah menjalani program lima hari kerja atau yang sekarang disebut full day school. Tapi di sini penekanannya bukan pada lima hari kerja tapi pada pendidikan karakter untuk para siswa," ujar Zulkifli saat ditemui di SD Muhammadiyah 4 Kota Batu.

Zulklifli menambahkan bahwa pendidikan karakter yang ditekankan pada siswanya adalah dalam bentuk peningkatan. Karena sebelumnya sudah pernah diterapkan pada dunia pendidikan Indonesia.

"Sebenarnya pendidikan karakter ini kan sudah mulai 2010 lalu. Tapi pada 2015 dirubah dengan penguatan pendidikan karakter. Karena Pak Jokowi ini menginginkan yang ditekankan adalah religius dan nasionalismenya," katanya.

Lebih lanjut, Zulkifli mengaku bahwa SD Muhammadiyah 4 Kota Batu ini memiliki konsep pembiasaan untuk para siswanya. Agar kedepan dapat dirasakan manfaatnya bagi siswanya.

"Kalau milik Muhammadiyah ini ada pembiasaan As Sunnah. Jadi penguatan pendidikan karakternya kami masukkan ke situ. Karena sebelumnya pendidikan karakternya sudah jalan di sini," pungkasnya.