Ruliawati (tengah), bos roti tempat korban bekerja. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Ruliawati (tengah), bos roti tempat korban bekerja. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Niat Zainudin (22) untuk memberikan handphone kepada adiknya di Madura saat momen Idul Adha tidak kesampaian. Zainudin, yang punya tato di tangan kanan dan kiri, itu tewas diduga dibunuh. Mayatnya ditemukan di kebun tebu dekat bendungan olak Kedungkandang pukul 07.30. 

Baca Juga : Tiga Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Kota Malang Sembuh

Keinginan Zainudin memberikan HP kepada adiknya diungkapkan majikan industri roti rumahan tempat Zainudin bekerja, yakni Ruliawati. Menurut dia, Zainudin bercerita akan pulang memberikan HP yang baru ia beli kepada adiknya di Madura.

Zainudin malam sebelumnya meminta uang sebanyak Rp 1 juta untuk membeli sebuah handphone baru. "Saat itu, dia bilang mau beli HP baru. Setelah itu saya kasih Rp 1 juta. Katanya mau diberikan adiknya saat libur Idul Adha nanti," ungkapnya saat ditemui di kamar mayat RSSA (30/8/2017).

Saat membeli HP, Zainudin sempat meminjam sepeda motor dari tempatnya bekerja. Ketika meminjam sepeda motor, korban biasanya cepat mengembalikan. Namun, pada malam kemarin, korban tidak pulang sehingga bos korban pun bingung mencari.

"Ya itu biasanya kalau pinjam, cepat negmbalikannya. Tapi kok tumben malam kemarin nggak pulang. Saya sama suami saya sampai nyari-nyari. Tahu kabar sudah begini tadi lihat WA," ujar Ruliawati. 

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis

Ruliawati mengaku sudah lama mengenal korban. Namun, baru empat bulanan Zainudin bekerja di tempatnya.

Sebelumnya, pagi sekitar pukul 07.30, warga sekitar bendungan rolak RT 01 RW 06 Kelurahan Kedungkandang dikejutkan dengan ditemukannya sesosok mayat dengan darah yang mengalir segar di kebun tebu. Mayat Zainudin pertama ditemukan Dulmukti (45), pemilik warung di sekitaran tempat wisata bendungan rolak yang saat itu akan membuka warung.

Di tubuh Zainudin sendiri ditemukan luka-luka sayatan seperti di tangan yang diduga menangkis saat diserang dengan benda tajam. Selain itu, ditemukan sayatan di leher yang diduga membuat korban tewas. (*)