Rektor ITN Malang, Dr. Ir. Lalu Mulyadi, M.T. (foto: Wahida Rahmania Arifah/ MalangTIMES)
Rektor ITN Malang, Dr. Ir. Lalu Mulyadi, M.T. (foto: Wahida Rahmania Arifah/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang masuk dalam daftar top 100 perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Kampus swasta yang berlokasi di kawasan Jalan Bendungan Sigura- gura Kota Malang itu berada di posisi ke-70 dalam daftar yang dilansir Kemenristekdikti tahun 2017.

Rektor ITN Malang Dr. Ir. Lalu Mulyadi, M.T. menyambut baik hal tersebut. Ditemui MALANGTIMES di ruang kerjanya, Lalu mengatakan bahwa ITN Malang tengah giat memacu dosen untuk melakukan riset yang mampu menembus jurnal internasional. 

Baca Juga : Kejar Setoran PAD Tinggi, Salah Satu Sebab PDAM Tak Fokus Perbaiki Layanan

"Tahun ini ada sekitar 48 orang dosen muda. Dan memang peringkat itu kami sudah ketiga kalinya masuk dalam daftar 100 besar. Apalagi sekarang kami tengah memacu aspek penelitian dan jurnal ilmiah," ujar Lalu, Selasa (29/8/2017).

Ia menjelaskan bahwa ada sekitar 40 artikel ilmiah yang siap diterbitkan di berbagai laman jurnal internasional. Riset, kata Lalu, menjadi bagian penting dari kinerja pesat ITN Malang selama satu tahun terakhir. 

"Utamanya memang kita tingkatkan terus penelitian dan jurnal internasional. Kita pacu terus ada riset. Dan nantinya akan ada 40 artikel hasil penelitian yang akan diterbitkan di jurnal internasional," imbuh pria asal Lombok itu. 

Bukan hanya penelitian yang digalakkan di ITN Malang. Akan tetapi, kinerja dosen juga terus ditingkatkan yakni dengan studi di luar negeri. "Ada satu orang yang sedang studi di Australia. Dan rencana akan ada dua guru besar selain saya nantinya," ungkap Lalu. 

Selain hal tersebut, rupanya ITN Malang terus menata aspek kelembagaan. "Tadi baru saja kami menempuh audit ISO. Dan sukses termasuk dari tata kelola, sarana prasarana dan lain sebagainya. Hampir semua saya rasa kami lolos untuk standarisasi ini," ungkapnya. 

Baca Juga : Masa Awal Kristen Datang di Malang, Terkungkung Benteng hingga Merambah ke Kebun

Keunggulan lain yang dimiliki ITN Malang, kata Lalu, ialah sarana prasarana ibadah yang merangkul lima agama di Indonesia. Inilah yang menurut Lalu menjadi keunggulan ITN Malang. "Ada masjid dan gereja di lingkungan kampus. Selain itu rencananya kami akan segera membangun pura," ujarnya. 

ITN Malang memiliki ribuan mahasiswa dari berbagai suku bangsa di Indonesia. Oleh sebab itu, iklim akademis di ITN Malang juga menekankan pada pendidikan multikultural dengan wawasan kebangsaan. 

Demi melengkapi sarana dan prasarana pula, Lalu juga menjelaskan makin ditingkatkan fasilitas Hotspot Area di lingkungan kampus. "Kita tambah spot-spot untuk mahasiswa dapat mengakses internet di lingkungan kampus guna mendukung pembelajaran," tandas Lalu. (*)