Simbolis saat penyerahan bantuan(Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Simbolis saat penyerahan bantuan(Anggara Sudiongko/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Have Fun With Your Friends (HFWYF). Ya itulah komunitas musik yang di dalamnya banyak beranggotakan penggemar musik cadas seperti aliran hardcore atau rock.

Meski gandrung musik cadas, tidak lantas membuat komunitas tersebut terlihat urakan dan brutal dalam hal sosial. Mereka malah sering mengadakan aksi sosial. Hal itu terlihat saat mereka menggelar konser amal di gedung KNPI Kota Malang (20/8/2017). Dalam konser itu, seluruh hasil dari tiket masuk disumbangkan untuk Yayasan Tarbiyatul Ulum, Desa Sumberkerto, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang.

Saat acara, gedung KNPI dipenuhi muda-mudi penggemar musik beraliran keras tersebut. Jumlahnya ratusan orang. Dari dalam ruangan, terdengar keras gebukan drum serta distorsi gitar mengiringi vokal yang dibawakan band-band aliran cadas itu. Penonton pun menyambut penampilan band-band itu dengan joget pogo.

Ivan Charis (25), wakil ketua Komunitas Have Fun With Your Friends, mengungkapkan, hasil tiket konser amal ini memang semuanya disumbangkan ke yayasan pendidikan. Amal itu sebagai bentuk kepedulian serta rasa syukur dalam memperingati kemerdekaan. Tema yang diangkat dalam konser sendiri juga bertajuk August Born.

"Kami menyumbangkan lusinan buku serta 20 paket meja kursi. Setiap yang masuk sendiri juga diwajibkan membawa buku satu lusin dan membayar tiket masuk Rp 20 ribu," ungkap Ivan.

Pemilihan yayasan yang menerima bantuan telah melalui tahapan survei. Saat dilakukan survei, yayasan tersebut memang benar dalam keadaan yang kurang mampu terkait sarana dan prasarana. "Jadi, kami memang benar-benar memilih yang benar-benar perlu dibantu. Tidak sembarangan," tandasnya.

Sementara, pengurus KNPI Kota Malang Suwignyo mengatakan, dengan adanya rasa kepedulilan dari komunitas ini, pastinya akan mengikis stigma negatif yang selama ini beredar di masyarakat bahwa komunitas penggemar musik-musik keras ini selalu identik dengan hura-hura. "Dengan aksi ini kan semua terbantahkan. Bahkan setiap mereka yang masuk ke dalam gedung kan juga dilarang merokok dan membawa minuman keras. Jadi, bisa terus kondusif. Dan kami berharap aksi-aksi seperti ini terus berlanjut," ujar dia. (*)

End of content

No more pages to load