Puluhan mahasiswa asing dari 42 negara melakukan kunjungan ke Pantai Lenggoksono Kabupaten Malang dalam acara UM i-Camp 2017 (foto: Disparbud Kab Malang for MalangTIMES)
Puluhan mahasiswa asing dari 42 negara melakukan kunjungan ke Pantai Lenggoksono Kabupaten Malang dalam acara UM i-Camp 2017 (foto: Disparbud Kab Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sebanyak 54 mahasiswa asing dari 42 negara yang tergabung dalam acara Universitas Negeri Malang (UM) International Camp (i-Camp) 2017 mengakui keindahan pantai wisata yang berada di wilayah Kabupaten Malang.

Dalam acara yang digelar mulai 15 hingga 16 Agustus 2017 ini, puluhan mahasiswa asing mengunjungi keindahan alam di Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo yang memiliki destinasi wisata pantai yang indah yakni Pantai Bolu-Bolu, Wedi Awu dan Lenggoksono (Bowele), Pantai Banyu Anjlok dan Pantai Lenggoksono.

Dalam kunjungannya, para peserta disambut hangat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Malang melalui leading sector Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud).

​Puluhan mahasiswa asing dari 42 negara menikmati keindahan Pantai Lenggoksono Kabupaten Malang

Disinggung antusias para peserta usai menikmati keindahan pantai di Kabupaten Malang secara langsung, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara menyampaikan seluruh peserta sangat antusias dan senang menikmati lokaai wisata pantai yang ada di Kabupaten Malang.

"Luar biasa sekali antusias mereka sangat terhibur dan senang. Bahkan mereka bilang tidak perlu ke Bali lagi kalau wisata Kabupaten Malang bagus seperti ini," kata Made kepada MalangTIMES sembari tersenyum, Rabu (16/8/2017).

Made menjelaskan peserta yang mengikuti UM i-Camp sebanyak 54 mahasiswa asing dari 42 negara. Dalam rangkaian kegiatan mereka melakukan Susur Pantai Bowele, Banyu Anjlok dan Pantai Pantai Lenggoksono.

"Jadi, tak hanya berkeliling menikmati keindahan pantai saja, mereka disuguhkan budaya pentas pencak silat dan menyapa warga di Desa Purwodadi tersebut," terang Made.

Peserta yang mengikuti UM i-Camp 2017 ini dari negara Mexico, Afghanistan, Islandia, Syiria, Mesir, Arab Saudi, Pakistan, Thailand, Japan, Ubeskistan, Iraq, Iran, Ruwanda, Nepal, Madagaskar, Tunisia, Afrika Selatan, Rusia, Amerika Serikat, Brasil, Filipina, Timor Leste, Malaysia, Maroko, Myanmar, Vietnam, Kamboja, Iran, Kenya, Srilanka, Zambia, Mali, South Africa  Kenya dan Sudan.

Seperti yang diberitakan MalangTIMES sebelumnya, kehadiran puluhan mahasiswa asing ini, bertujuan untuk belajar memahami potensi wisata, kesenian budaya, bahasa Indonesia dan akademis, terutama di Kabupaten Malang. Selain itu, program UM i-Camp ini memang dirancang untuk menarik pelajar asing lebih mengenal dan memahami pariwisata dan budaya Indonesia.

Dalam hal ini, Pemkab Malang berharap kedatangan mahasiswa asing ini mampu memberikan dampak positif dengan mempromosikan beragam potensi wisata Kabupaten Malang di negaranya masing-masing.