Duh, Kembali Bayi Tanpa Dosa Dibuang ke Sungai Irigasi

Aug 10, 2017 16:03
Bayi laki-laki yang diduga baru dilahirkan dan dibuang oleh orang tuanya di areal sungai irigasi Dusun Krajan Wendit Utara, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kamis (10/8/2017) (Nana/MalangTIMES)
Bayi laki-laki yang diduga baru dilahirkan dan dibuang oleh orang tuanya di areal sungai irigasi Dusun Krajan Wendit Utara, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kamis (10/8/2017) (Nana/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Peristiwa pembuangan bayi yang baru dilahirkan kembali terjadi. Perbuatan orang tua yang tidak bertanggungjawab ini membuat warga Dusun Krajan Wendit Utara, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, geger dan dibuat gregetan.

Pasalnya bayi yang diduga baru dilahirkan ini, karena tali pusarnya masih menempel, dibuang di areal sungai irigasi warga dan ditemukan oleh Ponidi (44), warga setempat yang lagi berjalan-jalan.

Sontak, penemuan sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki ini menjadi pusat perhatian warga setempat sebelum dilaporkan kepada kepolisian sektor (Polsek) Pakis.

Menurut Kapolsek Pakis AKP Hartono, penemuan bayi dengan bobot  2.000 gram (2 Kg), dan memiliki panjang badan 41 centimeter ini ditemukan saat Ponidi mendengar suara rengekan bayi.

Ketika dicari asal suara tersebut, dia melihat sosok bayi yang diduga baru lahir tergeletak di sungai irigasi (kering).

"Bayi ini diduga sengaja dibuang oleh orangtuanya. Motifnya sedang kami dalami dengan pemeriksaan saksi dan pelibatan pemerintahan desa setempat," kata Hartono menyampaikan hasil pemeriksaan saksi yang saat itu juga disaksikan oleh Hasbullah (33) tetangga Ponidi , Kamis (10/08) kepada MalangTIMES.

Hartono juga mengatakan saat ditemukan bayi yang setelah diperiksa oleh bidan dan dibawa ke Puskesmas Pakis ini dalam kondisi sehat, tidak memakai baju.

"Hanya dialasi sama selimut bayi. Kita perkirakan bayi ini dibuang malam hari,"ujarnya yang kini terus melakukan penyelidikan siapa orang tua yang tega membuang bayi tersebut. 

Dari pantauan lapangan, bayi berjenis kelamin laki-laki ini rencananya akan di adopsi oleh M. Lukman Huda yang merupakan Kepala Dusun Krajan Mendit Utara, Mangliawan, Pakis.

"Dunia sekarang di isi orang-orang yang begitu tega terhadap darah dagingnya sendiri. Bayi yang tidak tahu apa-apa jadi korban atas kelakuan orang tuanya,"ujar Lukman.

Topik
Pembuangan Bayibayi dibuang ke sungaiDusun Krajan Wendit Utara
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru