Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat diberondong pertanyaan oleh awak media usai acara di Pascasarjana UMM (foto: Wahida Rahmania Arifah/ MalangTIMES)
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat diberondong pertanyaan oleh awak media usai acara di Pascasarjana UMM (foto: Wahida Rahmania Arifah/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Soal pengeledahan di Balai Kota Malang, juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyatakan pihaknya telah menetapkan tersangka. 

Meski begitu, ia tak menjelaskan secara rinci terkait kasus apa yang tengah ditangani dan siapa tersangka dalam kasus tersebut. 

"Saya belum bisa menyampaikan secara detail. Yang jelas hanya informasi umum saja. Karena kebutuhan penyidikan masih belum bisa kita sampaikan," jelas pria berkacamata itu usai mengisi acara di Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), pada Rabu (9/8/2017).

Didesak nama tersangka, Febri hanya menjawab bahwa yang bersangkutan adalah penyelenggara negara. 

Pun ketika disinggung soal darimana penyelenggara negara eksekutif atau legislatif, Febri menolak menjawab. Ekspresi pria bertubuh tinggi itu pun datar-datar saja. 

"Tersangkanya penyelenggara negara. Rincian akan kita sampaikan nanti. Konteks kasusnya apa belum bisa kita sampaikan karena ini strategi dalam penyelidikan penanganan perkara," jawabnya. 

Lebih lanjut, Febri mewanti-wanti penyelenggara negara di Jawa Timur agar kasus penggeledahan sejumlah kantor pemerintahan di Kota Malang dijadikan pelajaran.

"Nah kita berharap penangganan kasus korupsi di Kota Malang ini bisa jadi warning terutama bagi penyelenggara negara di Jawa Timur karena ada beberapa kasus yang ada di sini," tandas dia. (*)