Petugas mengenakan masker yang diperkirakan petugas KPK tampak keluar dari gedung Kantor Terpadu Kota Malang,  Rabu (9/8). (Foto: Hezza Sukmasita/MalangTIMES)
Petugas mengenakan masker yang diperkirakan petugas KPK tampak keluar dari gedung Kantor Terpadu Kota Malang, Rabu (9/8). (Foto: Hezza Sukmasita/MalangTIMES)

MALANGTIMES- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  tidak hanya memeriksa Balai Kota Malang saja. KPK juga menyidik beberapa instansi di Pemerintahan Kota Malang, yaitu Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di Kantor Terpadu Kota Malang, Rabu (9/8).

Baca Juga : Dosen UM yang Sempat Positif Covid-19, Sudah Diperbolehkan Meninggalkan Rumah Sakit

Secara mengejutkan tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan di Kantor DPMPTSP mulai pukul 10.00 hingga pukul 15.30. Kepala DPMPTSP Jarot Edy Sulistyono yang juga ada di tempat diperkirakan turut diperiksa.

Tepat pukul 15.30 sebanyak 8 orang mengenakan masker wajah tanpa seragam KPK yang diperkirakan Tim Penyidik KPK keluar dari Kantor Terpadu Kota Malang dengan dikawal dua orang polisi bersenjata lengkap. Diperkirakan mereka telah usai melakukan penyidikan.

Dengan membawa dua koper hitam dan satu koper merah besar mereka juga membawa beberapa kardus yang diperkirakan berisi berkas-berkas penyidikan. Masih belum dapat dipastikan kasus apa yang membuat KPK memeriksa kantor yang pernah pernama Dinas Perizinan ini selama kurang lebih 5,5 jam.

Baca Juga : Gegara Ahok Diskon BBM untuk Ojol, Said Didu dan Arsul Soni Malah 'Perang' di Twitter

Namun diduga, pemeriksaan ini terkait kasus jembatan Kedungkandang yang tidak kunjung usai pembangunannya. Petugas pergi meninggalkan kantor terpadu dengan menggunakan tiga buah mobil Toyota Avanza hitam. Ketiganya berplat nomor L.

Hingga berita ini dipublikasikan belum ada klarifikasi dari kepala dinas terkait. Bahkan menurut informasi yang berhasil didapat MALANGTIMES Kepala DPMPTSP Jarot Edy Sulistyono sebelumnya telah dijemput staf  dinas.