Tkp tewasnya bocah digigit anjing (Foto: Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Tkp tewasnya bocah digigit anjing (Foto: Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Usai mengigit bocah delapan tahun Ramisya Bazigha hingga tewas, anjing berjenis pitbull yang sempat mengganas kini dalam penanganan unit anjing K9 Polres Malang Kota. 

Baca Juga : Tiga Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Kota Malang Sembuh

Kapolsek Lowokwaru, Kompol Bindriyo mengungkapkan, anjing tersebut saat ini memang sudah diamankan oleh unit K9, dan kami saat ini masih melakukan olah TKP. 

"Anjingnya sudah diamankan di Polresta, oleh Unit K9. Saya masih akan meminta keterangan dari orangtuanya, saat ini belum ketemu, kalau masih katanya-katanya saya belum bisa menjelaskan secara jelas," jelasnya saat ditemui di kamar mayat RSSA. 

"Jangan dijadikan satu sama anjing yang lain anjing itu pak," tambah salah seorang yang berada di TKP yang nampak menghubungi Unit K9 Polresta Malang.

Sementara itu, ayah angkat korban yang pertama yakni Wisnu yang sudah bercerai dengan ibu angkat korban yakni Dian Nugroho mengungkapkan, korban bisa digigit kemungkinan karena sama-sama kaget sehingga anjing tersebut mengigit. 

"Anjing tersebut sudah dipelihara kurang lebih selama empat tahun, dan sudah biasa diajak main, namun nggak tau kenapa kok bisa begini, saya belum bisa ngomong banyak, saya masih shock," beber Wisnu.

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis

Di sisi lain, Ketua RT tempat kediaman korban mengatakan, saat mengigit korban, warga belum ada yang berani mendekat menyelamatkan korban, dan saat itu oleh aparat akhirnya anjing tersebut dibius, sehingga akhirnya lepas dan duduk di sebelah korban. 

"Nah saat duduk di sebelahnya ini warga belum ada yang berani mendekat, kemudian datang ayah angkat korban yang pertama ini yakni Wisnu, dan akhirnya diusir masuk karena sedikit menurut sama Wisnu," ungkapnya.

"Bahkan Wisnu ini sempat marah dan sebelum anjing itu dibawa polisi, ia berniat akan membunuhnya, saya bunuh dulu anjing itu, namun saya larang, supaya menunggu aparat yang bertindak dulu," pungkasnya.