Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang, Ir. Hadi Santoso. (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang, Ir. Hadi Santoso. (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)


Editor


MALANGTIMES - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang bakal serius menggarap proyek pembangunan Islamic Center di Jalan Mayjen Sungkono, Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang Kota Malang.

Proyek yang bakal dikerjakan tahun depan ini diprediksi menelan anggaran sebesar Rp 450 miliar.

"Proses pengerjaan fisiknya akan dimulai tahun depan mas. Sekarang proses pembahasan Detail Engineering Design (DED). Kami prediksi dana pembangunannya Rp 450 miliar diambilkan dari anggaran APBD Kota Malang," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DUPR) Kota Malang, Ir. Hadi Santoso kepada MalangTIMES usai mengikuti acara Pembahasan Laporan Pendahuluan oleh Konsultan Perencana Detail Engineering Design (DED) Islamic Center Kota Malang di Hotel Gajah Mada, Rabu (12/7/2017).

Pria yang akrab disapa Soni tersebut menjelaskan proses pembangunan pusat kegiatan keagamaan masyarakat Kota Malang ini awalnya pernah lelang namun gagal pada Ferbuari 2017 lalu.

"Februari lelang gagal, lalu dibuka lelang ulang pada April sudah ada pemenangnya yakni PT Kosa Matra Graha senilai Rp 750 juta. Nah proses DED-nya butuh waktu lima bulan sampai Oktober nanti," jelas mantan Kepala Dinas Pertanian tersebut.

Pembangunan yang memakan lahan seluas 5,6 hektare itu, menurutnya, belum bisa diprediksi selesai kapan. 

"Kami belum bisa memastikan kapan selesainya. Karena pembangunannya membutuhkan anggaran yang sangat besar dan kami juga menilai kemampuan keuangan daerah. Kalau diminta lima tahun, kami usahakan selesai lima tahun juga," tegasnya.

Soni menerangkan desain Islamic Center akan menggunakan 60 persen lahan terbuka dan 40 persen lahan terbangun dengan empat lantai. 

Kemudian, ada pembangunan roof garden yang sengaja dibuat untuk mempercantik area atap sekaligus berguna untuk aktivitas beribadah. Saat ini, area parkir direncanakan masih seluas lima ribu meter saja dan masih kurang.

Islamic Center nanti memiliki fungsi bangunan masjid sebagai aktivitas pusat kebudayaan, pusat komunitas, pertemuan dan pengadaan event/kegiatan.

Bangunan ini akan difungsikan sebagai pusat pembinaan dan pengembangan agama Islam dan menjadi mimbar dakwah bagi masyarakat Kota Malang. 

Nanti ada bangunan yang menyerupai Masjidil Haram untuk memudahkan pelaksanaan manasik haji bagi warga Kota Malang.

Bangunan ini nanti akan dibagi menjadi 4 zona yaitu Zona Masjid, Zona Asrama, Zona Hall dan Kantor, serta  Zona Plaza.

End of content

No more pages to load