4 Kru Maskapai Penerbangan Dites Urine BNN Kabupaten Malang

Jul 11, 2017 21:02
Tes urine yang dilakukan BNN Kabupaten Malang kepada 24 kru maskapai penerbangan di Bandara Abdulrachman Saleh, Pakis, Malang, Selasa (11/07). (BNN for MalangTIMES)
Tes urine yang dilakukan BNN Kabupaten Malang kepada 24 kru maskapai penerbangan di Bandara Abdulrachman Saleh, Pakis, Malang, Selasa (11/07). (BNN for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pencegahan dini penyalahgunaan narkotika melalui deteksi awal dengan metode tes urine terhadap kru maskapai penerbangan di Bandara Abdulrachman Saleh, Malang, Selasa (11/07) oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang disambut positif pihak bandara.

Empat kru maskapai penerbangan, yaitu Garuda Indonesia, Citilink, Batik Air, dan Sriwijaya Air, baik pilot, kopilot, pramugari dan petugas ground handling sejumlah 24 orang secara bergantian dites urine oleh BNN Kabupaten Malang.

Baca Juga : Viral Surat Stafsus Jokowi untuk Camat, Dicoreti Bak Skripsi hingga Berujung Minta Maaf

Menurut Kepala BNN Kabupaten Malang AKBP I Made Arjana yang terjun langsung di lapangan, tes urine kepada kru maskapai penerbang tersebut merupakan program rutin sekaligus sebagai kegiatan dalam memperingati Hari Anti-Narkotika Internasional (HANI) 2017.

"Tentunya juga sebagai pengawasan kepada kru penerbangan dalam permasalahan narkotika. Dari berbagai media massa setiap tahunnya terjadi penyalahgunaan narkotika oleh kru penerbangan," kata Made Arjana, Selasa (11/07) kepada Malang TIMES melalui saluran telepon.

Telah menjadi rahasia umum, pengalahgunaan narkotika oleh kru penerbangan, baik sedang bertugas maupun tidak, telah menghias berbagai media massa. Contoh kecil, di pertengahan tahun 2011, pilot Lion Air bernama Muhammad Nasri tertangkap basah tengah berpesta sabu bersama rekannya yang merupakan kopilot, Husni Thamrin dan Imron. 

Ketiganya dibekuk di Apartemen The Colour, Modernland, Kota Tangerang, atas kepemilikan dan penggunaan narkotika jenis sabu dan 4 butir ekstasi. Di persidangan, Nasri mengaku sering mengonsumsi narkotika saat melaksanakan tugas di udara. 

Perilaku penyalahgunaan narkotika oleh kru maskapai penerbangan yang membahayakan penumpang ini setiap tahunnya terus bertambah di berbagai maskapai penerbangan besar di tanah air. 

Hal ini menjadi lampu merah bagi para penegak hukum untuk terus mendeteksi dan menangkap para oknum pilot, kopilot, pramugari dan lainnya di dunia penerbangan ini.

Baca Juga : Viral Video Warga Beri Semangat kepada Pasien Positif Covid-19

"Merujuk berbagai kasus inilah kita bergerak melakukan tes urine sebagai screening kepada kru maskapai penerbangan di Bandara Abdulrachman Saleh ini," ujar Made Arjana.

Dari hasil pemeriksaan terhadap sampel urine 24 kru tersebut, tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan narkoba atau negatif.  Hasil ini tentunya cukup menggembirakan bagi BNN Kabupaten Malang maupun pihak bandara yang mendampingi saat tes urine, yaitu Kadis Ops Pangkalan TNI AU Abdulrachman Saleh Kolonel Penerbangan Tiopan dan Kepala UPT Suharno beserta staf bandara.

"Selain mengapresiasi kegiatan tes urine  oleh BNN, kita juga patut juga berbangga pada kru penerbangan yang beraih dari narkoba," ujar Tiopan. (*)

Topik
Kru Maskapai Penerbangantes urineBNN Kabupaten Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru