Open House Bupati Malang Rendra Kresna, Momen Berdekatan dengan Warga

Jun 25, 2017 23:45
Hj Jajuk Sulistyowati (kanan) menyambut kedatangan warga saat open house di Desa Tirtomoyo Minggu (25/6). (FOTO: Sahrul Hidayah / MALANGTIMES)
Hj Jajuk Sulistyowati (kanan) menyambut kedatangan warga saat open house di Desa Tirtomoyo Minggu (25/6). (FOTO: Sahrul Hidayah / MALANGTIMES)

Sejak 2010 silam setiap momen 1 syawal, Bupati Malang Dr H Rendra Kresna selalu menggelar open house di kediaman pribadinya.

Hal tersebut juga dilakukan kembali oleh Rendra usai menjalankan ibadah salat ied di Masjid Baiturahman Kepanjen, Minggu (25/6/2017).

Baca Juga : Sehari 9 Korban Covid-19 di Surabaya Meninggal, Gubernur Minta Contoh Magetan Tekan Kasus

Selepas salat, Rendra kemudian bertolak di rumah pribadinya. Tepatnya di Dusun Genitri, Desa Tirtomoyo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Momen ini dimanfaatkan Rendra untuk menyapa dan bersilaturahmi dengan rakyat sekaligus tetangganya di Tirtomoyo.

Dalam kesempatan yang hanya satu hari ini, ribuan masyarakat yang tak hanya berasal dari desa setempat memanfaatkan momen bertemu langsung orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang ini. Maka tak heran jika ribuan warga menyerbu kediaman Bupati Malang Rendra Kresna.

Seperti dikatakan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang Hj Jajuk Sulistyowati yang tak lain adalah istri Bupati Rendra Kresna, setiap open house keluarganya selalu menyiapkan minimal 1.000 mangkuk soto.

Hidangan ini diperuntukkan bagi seluruh warga yang hadir. "Dan selalu habis tanpa sisa. Yang sering malah nambah. Artinya, jumlahnya lebih dari 1.000 tamu," kata Jajuk kepada MalangTIMES.

Bagi keluarganya, open house memang menjadi kewajiban. Karena selain hikmah silaturahmi yang diyakininya membuat usia semakin panjang dan berkah, momen 1 syawal menurut Jajuk adalah tempat berbagi kasih sayang. "Bisa saling menyapa, bersalaman san saling mendoakan satu sama lain," terangnya.

Baca Juga : Pasien Positif Covid-19 Meningkat, Polres Malang Ancam Warga yang Tolak Pemakamannya

Selain itu, sebagai pelengkap dan tradisi yang selalu dilakukannya adalah memberikan uang kepada setiap warga yang datang. Baik tua maupun muda. "Kan sudah tradisi ngasih galak-gampil (uang). Bukan besar kecilnya, tapi kasih sayangnya," lanjut dia.

Setiap momen open house, selain menyiapkan hidangan untuk warga pihak keluarganya juga tak ketinggalan menyiapkan ribuan amplop yang sudah diisi uang. Ada pecahan Rp 20.000 dan juga Rp 50.000.

"Jumlahnya tidak pasti. Pokok setiap siapa saja yang ke sini setelah salaman sama bapak (Bupati Malang Rendra Kresna), dan keluarga lalu makan dan pulang pasti kami beri," tuturnya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
BupatiMalangRendraKresnaOpenHouseWargaDekat

Berita Lainnya

Berita

Terbaru