Antara Sejarah Hijab dan Pramuniaga

Jun 03, 2017 20:00
Caption : Foto Ardela Irma Marita for MALANGTIMES
Caption : Foto Ardela Irma Marita for MALANGTIMES

Hijab menjadi tren sendiri untuk kalangan anak muda, termasuk Ardela Irma Marita yang mengenakan hijab sejak sekolah dasar.

Dahulu tidak ada yang mengenal istilah hijab. Hijab diambil dari bahasa Arab yang artinya tabir atau bisa dikatakan penutup secara harfiah. Hijab kini di kalangan wanita muslim sangatlah populer sehingga akhirnya kini banyak sekali wanita di Indonesia yang sudah mengenakan hijab.

Baca Juga : Glenn Fredly Meninggal Dunia Tepat setelah 40 Hari Kelahiran Anak Pertamanya

Kini wanita yang mengenakan hijab tidak lagi dipandang kuno. Bahkan dengan berbagai macam model, kini hijab dan pakaian muslim justru membuat wanita yang mengenakannya kelihatan lebih cantik dan anggun serta lebih modis. Padahal dulu citra hijab atau yang dulu lebih sering disebut dengan jilbab terkesan sangat kuno dan fanatik.

Perkembangan hijab di Indonesia mulai tahun 80an sudah menunjukkan kemajuan yang signifikan. Di tahun 80an pakaian muslimah belum dikenal dengan nama hijab, namun lebih dikenal dengan nama kerudung atau pun jilbab.

Dulu orang yang mengenakan jilbab dianggap terlalu fanatik sehingga berkesan negatif. Bahkan dahulu larangan mengenakan jilbab di sekolah umum sangatlah ketat hingga akhirnya banyak warga Islam yang tidak terbiasa mengenakan jilbab.

Dengan adanya larangan tersebut tentulah membuat citra jilbab di kalangan masyarakat menjadi buruk. Lagipula dengan respon masyarakat yang demikian, maka dari itu jilbab tidak pernah masuk dalam hitungan dunia fashion dan menjadi pakaian yang terlihat kuno.

Namun kemudian, akhirnya sejarah dan perkembangan hijab di Indonesia mulai menampakkan hal yang positif. Jilbab yang tadinya berkesan negatif perlahan namun pasti mulai banyak diterima oleh masyarakat luas. Sehingga akhirnya wanita yang mengenakan jilbab mulai diterima dengan baik. Memasuki tahun 2000an sejarah dan perkembangan hijab di Indonesia semakin pesat lagi.

Trend hijab mulai dikenal sehingga hijab mulai masuk ke dalam hitungan fashion. Indonesia memang merupakan salah satu pelopor trend hijab pada saat itu. Hingga kini akhirnya hijab menjadi begitu populer berkat usaha para desainer muslim yang merancang desain pakaian muslim yang begitu fashionable dan jauh dari kesan kuno.

Untuk seterusnya satu persatu mulai bermunculan desainer-desainer muda yang membuat hijab menjadi populer di kalangan wanita dan bahkan muncul komunitas hijabbers yaitu komunitas wanita yang mengenakan hijab yang di zaman sekarang ini menjadi suatu komunitas yang sangat berkelas.

Hingga kini hijab di kalangan muslim sangatlah populer, sehingga saat ini banyak sekali wanita di Indonesia yang sudah menggenakan hijab. Apalagi sekarang banyak designer yang membuat hijab bermotif.

Maka tidak sedikit kita jumpai kaum hawa di sekitar kita yang menggenakan hijab. Apalagi di bulan Ramadhan ini, banyak kaum hawa yang secara spontan menggenakannya.

Namun berbeda dengan seorang wanita muda berparas nan cantik  bernama Ardela Irma Marita, yang telah berkomitmen menggunakan hijab sejak lulus SD (Sekolah Dasar) ini.

"Saya mulai berhijab sejak lulus SD sih, dulu waktu kecil sudah pake hijab tapi kalau pas ngaji aja," tuturnya.

Baca Juga : Ibunda Presiden Joko Widodo Sudjiatmi Notomiharjo Meninggal Dunia

"Jadi tidak spontan waktu Ramadhan saja saya menggenakan hijab," sambungnya.

Wanita muda kelahiran 31 Maret 1997 berdarah Malang yang gemar kurma saat berbuka ini juga ternyata seorang model hijab, yang mulai terjun kedunia model setelah lulus SMA (Sekolah Menengah Atas).

Namun siapa sangka, sesosok model yang mempunyai hobby berenang dan hunting foto ini ternyata juga seorang Pramuniaga di salah satu Departemen Store Kota Malang.

Biasanya jarang sekali seorang pramuniaga mengenakan hijab, walaupun di bulan suci Ramadhan, namun wanita ini memutuskan konsisten mengenakan hijab.

"Kalau saya sih sudah komitmen ya untuk terus menggunakan hijab, apalagi termasuk syariat Islam yaitu untuk menutup aurat," ujar Ardelia.

Pekerjaan sebagai Pramuniaga ini juga merupakan pekerjaan yang cukup menguras tenaga, apalagi di bulan Ramadhan. Padatnya pengunjung yang datang untuk mempersiapkan lebaran tidak mengurangi semangatnya untuk tetap melakukan ibadah puasa.

"Kalau laper sih enggak, paling cuma haus tenggorokan kering. Kan kerjanya juga berdiri terus," pungkas wanita cantik itu sembari tersenyum.

Topik
Ardela Irma Maritahijabmodel hijab

Berita Lainnya

Berita

Terbaru