Polresta Bekuk Dua Residivis Narkoba, Sita 8 Gram Sabu dan 32 Ribu Dobel L

MALANGTIMES - Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Malang Kota membekuk dua residivis kasus narkoba.   Dari tangan keduanya, disita barang bukti sabu seberat delapan gram dan 32 ribu pil Dobel L yang dikamuflasekan dengan cover bertuliskan vitamin B1.

Pelaku pertama yang tertangkap adalah WL (48). Dia diamankan di Jalan KH Hasyim Ashari pada 19 Mei 2017 sekitar pukul 21.30. Saat ditangkap, WN kedapatan membawa metametamine atau sabu seberat delapan gram yang disimpan di saku kiri celananya.

"Keterangan tersangka, lima gramnya didapatkan dari tersangka MZ (33). Sedangkan yang tiga gram didapatkan dari SB yang sebelumnya sudah kami tangkap. Mereka ini merupakan satu jaringan. Namun SB saat ini masih kami titipkan di tahanan Polsek Klojen karena tahanan Polres Malang Kota Kota sedang direnovasi," Iptu Bambang Heryanta, Kaur Bin Ops (KBO) Reskoba Polres Malamg Kota saat melakukan rilis kasus (31/5/2017).

Setelah membekuk WL, polisi langsung melakukan pengembangan dengan memburu MZ yang merupakan sopir angkot di rumahnya. Saat dilakukan penggeledahan di rumah MZ, polisi kembali menemukan barang bukti sabu seberat 3,38 gram.

"Bahkan polisi menemukan jenis pil Dobel L yang jumlahnya tidak tanggung-tanggung. Sebanyak 32.000 butir pil Dobel L di rumahnya, Jalan KH Hasyim Ashari," beber Bambang Heryanta.

Kepada polisi, MZ mengaku mendapatkan pil Dobel L dari seorang warga Pare, Kediri. Saat ini si pemasok sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). "Tulisan vitamin B1 ini memang dipalsukan supaya mengelabui saja," imbuhnya.

Akibat perbuatannya, WL akan diganjar pasal 112 ayat 2 karena barang yang dikuasai lebih dari 5 gram. Ancamannya, hukuman penjara paling singkat lima tahun dan maksimal 20 tahun. 

"Untuk MZ akan dikenakan pasal pengedar, Tetapi karena memang ditemukan barang bukti lain, satunya Dobel L, kami akan buatkan berkas tersendiri," ucap bambang.

Ditambahkan, kedua tersangka memang benar merupakan residivis kasus yang sama.  Tersangka WL keluar dari penjara Januari 2015. Sedangkan tersangka MZ keluar dari LP  Lowokwaru Oktober 2016. (*)

Top