Musik Tak Sealiran, Gadis Ini Pilih Jadi MC Live PA

May 23, 2017 09:19
Ni Wayan Jyuniaris S. Slendra (kanan) saat perform. (Foto: Ni Wayan Jyuniaris for MalangTIMES)
Ni Wayan Jyuniaris S. Slendra (kanan) saat perform. (Foto: Ni Wayan Jyuniaris for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Menjadi seorang penyanyi profesional adalah impiannya. Dan, Kota Malang dijadikan tempat uji coba mengembangkan bakat yang dimilikinya.

Baca Juga : WORO & The Night Owls Gebrak Maret dengan Album Perdananya

Dialah Ni Wayan Jyuniaris S. Slendra, gadis pecinta aliran musik blues rock atau rock alternatif yang memiliki idealisme tinggi dalam bermusik. Merasa idealismenya tak terpenuhi dalam setiap job manggungnya, gadis yang akrab disapa Nene oleh sahabat-sahabatnya itu memilih hijrah menjadi master of ceremony (MC) Live Personal Appearence (Live PA) sejak dua tahun lalu.

Tugas mahasiswi Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka (Unmer) Malang ini adalah mendampingi disc jockey (DJ) saat perform di tempat-tempat hiburan malam dan membuat suasana yang sudah hidup menjadi semakin hidup.

Ditanya soal alasannya memilih menjadi MC Live PA, gadis kelahiran Kupang 18 Juni 1992 ini mengaku karena dirinya tidak bisa menyatu dengan selera orang kebanyakan yang rata-rata adalah musik pop. "Kalau di kota besar kayak di Jakarta, orang punya selera musik rock alternatif kayak aku masih dihargai waktu perform di cafe. Tapi di sini (Malang) belum bisa kayak gitu," ungkap Nene.

Dia membeberkan, dari yang awalnya cuma coba-coba akhirnya kepincut juga jadi MC Live PA. "Pokoknya suka banget (jadi MC). Soalnya, aku bisa bener-bener jadi diri sendiri. Kalau dulu waktu masih suka nyanyi di kafe-kafe, aku harus nurutin selera orang-orang di kafe. Dan aku nggak bisa dapet feel-nya karena pengaruh selera musik mungkin ya," ucapnya.

Baca Juga : Film Dokumenter The Beatles 'Get Back' Rilis September 2020

Pemilik suara alto ini juga buka-bukaan soal hal-hal yang tidak disukainya. Sebut saja berdandan. Bagi Nene,  berdandan adalah sesuatu yang "'ribet" dan buang-buang waktu. Apalagi, dengan jadi MC Live PA, dia tak perlu berdandan, apalagi pakai baju seksi. "Pakai baju senyaman kita aja. Yang penting chemistry kita nyampe ke pengunjung," katanya.

Nene juga tidak takut atas judge negatif yang diterima atas profesi yang digelutinya. Selagi tidak melanggar norma, bagi dia, itu tak jadi masalah. Ada rasa puas dalam jiwanya saat dia bisa berbagi kebahagiaan lewat komandonya dan mengajak pengunjung untuk menikmati setiap musik yang dimainkan DJ.

Dara berdarah Bali ini berencana melanjutkan studi S2 untuk mencapai cita-citanya menjadi seorang dosen. Meski begitu, anggota manajemen Soul d'Beat ini tetap ingin hidup dari hobinya bermusik. (*)

Topik
penyanyi profesionalKota MalangNi Waya Jyuniari S Slendra

Berita Lainnya

Berita

Terbaru