Kepala BNN Kota Batu, AKBP Hari Triyogo. (Foto: mg/malangtimes)

Kepala BNN Kota Batu, AKBP Hari Triyogo. (Foto: mg/malangtimes)



MALANGTIMES - Pada tahun 2015, semua pecandu narkoba tak akan lagi ditahan atau di penjara. Namun menjalani proses rehabilitasi. Kebijakan tersebut diberlakukan untuk kebaikan para pecandu narkoba. Namun, bagi pengidar tetap tidak ada ampunan.

"Kalau pengedar tetap kita penjarakan. Tak ada ampunan bagi pengidar narkoba," tegas Kepala BNN Kota Batu, AKBP Hari Triyogo, ditemui usai acara buka bersama dengan anak yatim, di Kantor BNN, Kota Malang, Jumat (10/7/2015) malam.

Menurut Hari, kebijakan tersebut diberlakukan demi kebaikan para pecandu narkoba itu sendiri. Karena, jika pecandu dipenjara, malah akan rawan mengkonsumsi narkoba di dalam penjara.

"Kita sudah sepakat dengan pihak kepolisian, jaksa, serta hakim jika khusus pecandu tidak dipenjara. Tapi akan direhabilitasi hingga tak kecanduan narkoba lagi," katanya.

Kebijakan tersebut beber Hari, sesuai dengan Pasal 54 Undang-Undang Narkotika Tahun 2009 yang menyebutkan bahwa khusus pecandu narkoba wajib direhabilitasi.

Lebih lanjut Hari menambahkan, bahwa BNN Kota Batu juga akan terus berupaya mengubah paradigma masyarakat karena pecandu narkoba hanyalah korban semata. Bukan pengidar atau bandar narkoba. (*)

End of content

No more pages to load