Pelatih Arema Indonesia Totok Anjik yang ditemui usai pertandingan. (Hendra Saputra/MALANGTIMES)
Pelatih Arema Indonesia Totok Anjik yang ditemui usai pertandingan. (Hendra Saputra/MALANGTIMES)

MALANGTIMES - Arema Indonesia lagi-lagi gagal memetik poin penuh alias kemenangan. Menjamu Mojosari FC dalam lanjutan Liga 3 di Stadion Gajayana Minggu (14/5), Arema Indonesia hanya mampu bermain imbang 1-1. Sebelumnya, Arema Indonesia juga ditahan seri oleh Persema 1953 di Stadion Gajayana. 

Hasil imbang itu membuat pelatih Arema Indonesia, Totok Anjik berang. Dia sangat kecewa lantaran keputusan wasit yang dianggap merugikan timnya. "Saya sangat marah dan kecewa. Wasit seperti mengerjai kami. Ini seperti sudah dimainkan. Baru laga kandang sudah begini, bagaimana kalau main di luar," sesal Totok usai pertandingan.

Pertandingan sendiri sempat terhenti selama kurang lebih 10 menit karena ada oknum suporter yang menyalakan petasan di area stadion. Wasit baru meneruskan pertandingan setelah kedua tim mampu meredam emosi dan suporter tidak melakukan aksi serupa.

Arema Indonesia sebagai tuan rumah langsung mendobrak pertahanan Mojosari FC sejak menit awal pertandingan. Namun Arema Indonesia justru kebobolan pada menit 15 melalui heading yang dilakukan pemain depan Mojosari FC Ryvaldo.

Didukung total oleh Aremania yang berada di tribun sisi utara, Arema Indonesia mampu menyamakan skor di menit 26. Shooting Khoirun Syaifudin tak mampu dibendung kiper Mojosari FC.

"Beruntung saya melihat celah dan berhasil melesakkan gol. Tapi saya kecewa dengan kepemimpinan wasit," ujar Khoirun, pemain bernomor punggung 8. (*)