Persiapan Operasi Patuh Semeru 2017 (Foto: Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)
Persiapan Operasi Patuh Semeru 2017 (Foto: Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)

MALANGTIMES- Mulai hari ini, Selasa (9/5/2017) sampai dengan 22 Mei 2017, Polres Malang Kota akan menggelar “Operasi Patuh Semeru 2017”. Operasi ini akan melibatkan petugas gabungan yakni 53 personel polisi dibantu jajaran Kodim 0833/Kota Malang sebanyak 30 personel, Dishub 30 personel, dan Denpom 10 anggota.

Baca Juga : Hari ke 2 Proses Pencarian Pendaki Hilang karena Kesurupan, Puluhan Personel Dikerahkan

Kapolres Malang Kota, AKBP Hoirudin mengatakan, operasi ini bertujuan memelihara kondusifitas Kota Malang, khusunya dalam lalu lintas, seperti mengurangi pelanggaran dan juga angka kecelakaan.

"Dari tahun sebelumnya 2016 yang lalu terjadi peningkatan angka kecelakaan dan naik sekitar lima persen. Penyebabnya masih didominasi adanya pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara, seperti melanggar rambu-rambu lalu lintas," ungkapnya.

"Karenanya perlu penindakan secara represif guna penegakan hukum pada para pengguna jalan agar tercipta keamanan di jalan dan menekan angka pelanggaran," imbuhnya.

Pada operasi ini digelar dengan melibatkan unsur lain di luar Kepolisian agar bisa bersinergi untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas di semua kalangan.

Baca Juga : HMI Kisip Brawijaya Salurkan Bantuan APD dan Handsanitizer ke RS Saiful Anwar

"Karena sinergitas ini penting, sebab kesadaran untuk patuh lalu lintas yang ada di masyarakat tergolong masih rendah," ungkapnya.
 
Di lain tempat, Kasubbag Humas Polres Malang Kota, Widiani Rahmania mengungkapkan dalam operasi ini nantinya pihaknya akan menyasar para pelanggar dalam berkendara seperti kelengakapan STNK helm, SIM, spion maupun plat nomor dan juga para pelanggar rambu lalu lintas.

"Ya nanti mereka yang melanggar sudah pasti ditilang. Makanya kami mengimbau kepada masyarakat agar patuh terhadap aturan berkendara dengan melengkapi kelengkapan- kelengkapan berkendara. Ini kan juga demi keamanan mereka," pungkasnya.