Edy Wahyono, Ketua Pelaksana Beautiful Malang Run 2017 (Hendra Saputra/MALANGTIMES)
Edy Wahyono, Ketua Pelaksana Beautiful Malang Run 2017 (Hendra Saputra/MALANGTIMES)

MALANGTIMES - Ajang lomba lari berjarak bertajuk Beautiful Malang Run (BMR) 2017 yang juga memeriahkan hari ulang tahun Kota Malang ke-108 diharap mampu mengenalkan heritage di kota yang dipimpin oleh HM Anton.

Gelaran yang sudah kedua kalinya digelar ini akan menggunakan Jalan Simpang Balapan sebagai start dan finish para peserta lomba. Hal itu dijelaskan oleh Ketua Pelaksana Beautiful Malang Run 2017, Edy Wahyono.

"Tujuannya unuk mengenalkan wisata Kota Malang, mencari bakat atlet muda, diharap sebagai ajang atau try out yang senang lari, inilah waktunya mereka untuk menunjukkan kualitasnya," kata pria yang ikut komunitas Harley Davidson ini.

Persiapan Beautiful Malang Run 2017 dikatakan Edy Wahyono sudah mencapai 90 persen, pihaknya hanya tinggal menunggu peserta yang akan mengikuti ajang lari berjarak tersebut.

"Pelaksanaan sudah 90 persen, kami tinggal menunggu perserta. Sampai saat ini jumlah peserta sudah tembus 800an," ujar Edy kepada media.

Untuk tahun ini Edy Wahyono menargetkan 5000 lebih peserta, karena pada saat gelaran Beautiful Malang Run 2016, jumlah peserta mencapai 3000 lebih.

Selain itu untuk pelari internasional, panitia BMR 2017 sudah bekerja sama dengan Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) untuk menarik pelari dari negara lain.

Tak hanya itu, untuk peserta lokal Malang, panitia juga bekerja sama dengam dinas-dinas terkait, semisal Dinas Pendidikan untuk menarik minat para pelajar.

"Kali ini baru ada satu pelari internasional yang mendaftar, tapi kami sudah bekerja sama dengan PB PASI kalau untuk pelari internasionalnya. Biasanya pelari internasional datang dua hari sebelum hari H dan pelari nasional akan kami lihat karena biasanya 3 hari sebelumnya sudah datang," terang Edy Wahyono.

Khusus untuk pelajar, Edy Wahyono mengaku akan ada tim khusus pemandu bakat untuk mencari bibit atletik dari peserta.

"Bidang pemandu bakat dari PASI akan terlibat sekiranya ada yang berkualitas untuk Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda), khususnya untuk pelajar," tuturnya.

Untuk keamanan sendiri, Edy Wahyono menjelaskan sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, karena menyangkut keselamatan peserta saat mengikuti ajang lari tersebut.

"Kami sudah koordinasi dengan pihak Polisi,Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja dan TNI, tentang lintasan lari yang akan dilewati. Bahwa rencananya akan di kawal di pinggir-pinggir jalan. Terutama di persimpangan jalan. Kurang lebih 160 personil dan 200 panitia yang mengawasi dan mengikuti pelari terdepan dari start sampai finish," pungkas Edy Wahyono.