Mesin Tattoo

Apr 23, 2017 15:02
Ilustrasi puisi (istimewa)
Ilustrasi puisi (istimewa)

Mesin Tattoo
-seniman tattoo & penikmat luka-

(i)
haruskah segala peristiwa
di gambarkan

Desing jarum itu mesra
mengecup telinga, menitipkan
rasa sakit dikulit
dan terciptalah rupa-rupa.
Katanya lagi, kau boleh memilih warna sesuka hati
Sakitnya sama saja. 

Baca Juga : KITAB INGATAN 101

Desing jarum itu semakin mesra
Mengecup dada yang terbuka, katanya juga
Denganku kalian diingatkan tentang warna darah yang sama
diingatkan tentang luka yang sama
diingatkan tentang tangis dan tawa yang sama
Diingatkan tentang ingatan
tak perlu kau kawini aku

desing jarum itu semakin sayu
mengecup segala yang terbuka
dan nyeri memang harus kita gambarkan
sedemikian rupa
sebelum terkulai
oleh luka yang lainnya.
    
Tak perlu kau kawini aku

Baca Juga : KITAB INGATAN 100

(ii)
anak-anak itu kehilangan pena
warna hitamnya telah menceraikan putih kertas
sedang tembok-tembok terlalu angkuh
untuk direngkuh, selalu ada nada-nada perintah disana,
begitu mereka berkata dengan malu-malu.

Lantas jangan salahkan mereka
Kalau kini melukis tubuhnya sendiri dengan luka.
(iii)
sudahkah kau lukis warna
televisi sore hari di kulitmu
yang lembut itu, perempuan.

Wartawan MALANGTIMES

Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru