Komandan Korem 083 Bdj Kolonel Arm Budi Eko Mulyono SSos. MM (Foto: Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)
Komandan Korem 083 Bdj Kolonel Arm Budi Eko Mulyono SSos. MM (Foto: Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)

MALANGTIMES- Kemajuan teknologi yang semakin berkembang dan seakan tanpa batas, berdampak pada segala aspek, termasuk juga dalam hal kejahatan. Kemajuan teknologi ini malah disalahgunakan sebagai media peredaran barang haram dimana mereka berkelompok dalam Cyber Narcoterorism, sehingga perlu kewaspadaan tinggi untuk antisipasi hal ini.

Kelompok Cyber Narcoterorism ini menyalahgunakan dunia maya dalam peredaran narkoba. Dari hasil penjualan narkoba tersebut, hasilnyapun malah digunakan untuk hal yang lebih berbahaya lagi yakni untuk mendanai aksi terorisme.

"Perkembangan teknolog Cyber Narcoterorismi ini membuat kejahatan menjadi lintas negara, sehingga bisa menjadi ancaman serius bagi bangsa ini," ungkapnya

Lebih lanjut ia menjelaskan, semakin hari, tantangan yang akan dihadapi pun juga semakin besar. Diantaranya adalah pemanfaatan sosial media yang juga menjadi media perang baru bagi sebagaian golongan untuk mencapai sesuatu yang menjadi tujuannya.

"Media sosial bisa menimbulkan perpecahan karena penyebaran informasi bohong, yang pasti mempengaruhi persatuan dan kesatuan bangsa," bebernya.

Karenanya, kunci untuk menghadapi dan menghindarkan dari hal tersebut khususnya bagi prajurit TNI adalah jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum diketahui kejelasannya. Harus pandai memilah mana informasi yang memang sesuai fakta dan mana informasi yang bersifat fiktif.

"Karenanya, anggota saya imbau agar tidak mengunggah sesuatu hal seperti foto, video yang bisa menimbulkan provokasi, apalagi merugikan bagi TNI. Untuk komandan satuan juga harus memberikan arahan bagi anggota agar bisa memanfaatkan media sosial dengan baik dan sesuai aturan," jelasnya.