Inilah gedung pertama Universitas Kanjuruhan Malang (foto: ist)
Inilah gedung pertama Universitas Kanjuruhan Malang (foto: ist)

MALANGTIMES - Bumi Pertiwi ditinggali ratusan suku bangsa yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Keberagaman mewarnai bangsa Indonesia.

Baca Juga : Hingga Pertengahan April, 4 Kali Tanah Longsor Terjadi di Kota Batu

Semboyan yang bangsa kita junjung ialah Bhinneka Tunggal Ika, mengajarkan bahwa meski berbeda tetapi tetap satu kesatuan. 

Pemahaman tentang hakekat perbedaan tentu selayaknya ditanamkan pada diri penerus bangsa ini.

Melalui pendidikan, anak-anak bangsa ini diajarkan bahwa dari mana pun asal mereka atau apapun bahasa yang mereka pakai berkomunikasi, mereka tetap anak cucu bangsa Indonesia. 

Dan perguruan tinggi punya tugas berat yang harus diemban. Tidak saja mencetak orang Indonesia berilmu, tetapi perguruan tinggi juga punya tanggung jawab membangun karakter generasi bangsa. 

Ada banyak perguruan tinggi berdiri di Kota Malang. Tentu, kami yakin pembaca MALANGTIMES juga hafal nama-nama perguruan tinggi di Bumi Arema ini. 

Tahun 1963 silam, IKIP PGRI Malang menjadi jujukan belajar bagi mereka yang ingin mengabdi sebagai pendidik. 

Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Guru di Jawa Timur lahir dari peran tokoh pejuang PGRI, (Alm) Abdul Radjab. Pendirian pendidikan tinggi PGRI bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para guru. 

Pengelolaan IKIP PGRI Malang dilaksanakan dengan prinsip kooperatif, kolektif, dan kekeluargaan dilandasi kemitraan swasta dan negeri. Selain itu, landasan IKIP PGRI Malang ialah inovatif, fleksibel dan kerja keras. 

Pada masa itu, pesatnya pertumbuhan IKIP PGRI dihadang kerikil terjal akibat situasi politik yang tidak menguntungkan lembaga pendidikan kala itu. Maka, tahun 1966 di Malang tidak ada lagi IKIP PGRI. 

Setelah 9,5 tahun vakum, IKIP PGRI kembali dirintis sehingga pada tanggal 20 Mei 1975 diresmikan lagi IKIP PGRI Malang yang menjadi cikal bakal bagi terbentuknya Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama). 

Baca Juga : Musim Melaut, Para Nelayan yang Berlabuh di Kabupaten Malang Bakal Disemprot Antiseptik

Sejarah mencatat apabila Universitas Kanjuruhan Malang lahir dari proses merger antara IKIP PGRI Malang dengan Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STIBA) Kanjuruhan Malang. 

Pembaca MALANGTIMES, berdirinya Universitas Kanjuruhan Malang merupakan proses pengembangan perguruan tinggi PGRI dengan SK Mendiknas Nomor 106/D/0/2001.

Menelusuri sejarah, kami menemui Rektor Universitas Kanjuruhan Malang, Dr Pieter Sahertian, Msi.

Kepada Media Online Berjejaring Terbesar di Indonesia ini Pieter menjelaskan apabila peralihan IKIP PGRI menjadi universitas juga dilakukan di banyak kampus lain untuk menjawab tantangan zaman. 

"Saya kira semua lembaga kependidikan IKIP juga kini ganti jadi universitas. Dan karena itu, Universitas Kanjuruhan Malang ingin menjawab tantangan perubahan itu dengan memberikan pelayanan pendidikan berkualitas," ujar Pieter, ketika bertatap muka dengan media online ini, Senin (17/4/2017).

Bila menengok perjalanan usia, Universitas Kanjuruhan Malang telah lama berdiri. Usia boleh dikatakan matang beserta pengalaman panjang dalam penyelenggaraan pendidikan. 

Latar belakang pengalaman panjang  memantapkan Universitas Kanjuruhan Malang ciptakan tradisi keilmuan perguruan tinggi yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. 

Lantas seperti apa perkembangan Universitas Kanjuruhan pada masa-masa awal? Bagaimana kampus yang 30 tahun lebih mengabdi pada pendidikan itu membangun generasi muda Indonesia melalui pendidikan multikultural? 

Anda akan mendapatkan banyak wawasan pada bagian selanjutnya hanya di Media Online Berjejaring Terbesar di Indonesia, MALANGTIMES. (*)