Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendi (tiga dari kanan) bakal memberikan bantuan buku dan merealisasikan pembangunan Sekolah PAUD di Kampung Desaku Menanti, Kelurahan Tlogowaru, Kedungkandang (foto: Imam Syafii/ MalangTIMES)
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendi (tiga dari kanan) bakal memberikan bantuan buku dan merealisasikan pembangunan Sekolah PAUD di Kampung Desaku Menanti, Kelurahan Tlogowaru, Kedungkandang (foto: Imam Syafii/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Meningkatkan minat baca bagi warga Desaku Menanti, di Desa Baran, Kelurahan Tlogowaru, Kecamatan Kedungkandang, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhadjir Effendi akan memberikan bantuan buku bacaan praktis yang ditempatkan di Rumah Sanggar Baca dan membangun sekolah PAUD di Kampung Seribu Topeng tersebut. 

"Kedatangan kami disini selain berkunjung, kami akan memberikan bantuan buku bacaan bagi siswa SD, SMP dan SMA. Namun kita prioritaskan buku bacaan bagi siswa SD," kata Muhadjir ketika berkunjung di Kampung Seribu Topeng yang didampingi Wali Kota Malang, H. M. Anton tersebut. Jumat (14/4/2017).

Baca Juga : Peduli Covid-19, Hawai Grup Sumbang Ratusan APD ke Pemkot Malang

Buku bacaan yang bakal diberikan pria nomor satu di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI tersebut, meliputi buku petunjuk praktis tentang ketrampilan hidup (life skill) diantaranya buku pendidikan sekolah umum, cara bercococok tanam dan buku pengolahan sampah menjadi barang ekonomis.

"Jadi buku bacaan tak hanya dinikmati bagi kalangan siswa saja, warga di sini juga harus meningkatkan minat baca untuk menambah wawasannya dan bisa diterapkan dalam kehidupannya," kata mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang tersebut.

Dia menambahkan, dalam waktu dekat ini Kemendikbud akan mengirimkan buku bacaan siswa yang bersifat berkelanjutan. 

Tak hanya pemberian buku saja, Muhadjir menerangkan akan membangun sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Desaku Menanti. 

"Tahun ini Kemendikbud akan membangun sekolah PAUD di sini yang lahannya akan disiapkan dari pihak Pemkot Malang," ucap Muhadjir kepada MalangTIMES.

Baca Juga : Viral Surat Stafsus Jokowi untuk Camat, Dicoreti Bak Skripsi hingga Berujung Minta Maaf

Muhadjir melihat warga Desaku Menanti ini merupakan salah satu cara pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dengan diberikan beragam keterampilan untuk meningkatkan perekonimian.

"Pemkot Malang sudah memberikan wadah secara manusiawi bagi warga yang dulunya gepeng, bukan dengan cara mereka diusir atau digusur melainkan diberi keterampilan untuk mata pencahariannya," ujar Muhadjir