Label hijab Zaskia Mecca, Meccanism, sukses merebut pasar anak muda Malang. (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)
Label hijab Zaskia Mecca, Meccanism, sukses merebut pasar anak muda Malang. (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Tahun 2012, Tasya Nur Medina ingin tak lagi berbisnis secara online Dia harus melangkah. Tasya memberanikan diri membuka butik bersama sang adik, artis Zaskia Adya Mecca. 

Setelah membeli ruko dan melakukan renovasi, kini giliran memberi nama butik yang jadi tugasnya. Tasya tahu dia harus memikirkan label butik matang-matang.

Baca Juga : Fashion Hijab Wud Hadirkan Koleksi Baru, Pertahankan Bisnis Saat Pandemi Covid-19

Sebagai artis, tentu orang kenal Zaskia Adya Mecca. Tetapi, sang adik tak mau terlalu diekspos. Artis kelahiran 1987 itu tak ingin namanya dipakai sebagai label butik. 

Dari debat panjang soal nama butik, mau tidak mau harus tetap ada nama Zaskia. Nama 'Meccanism by Zaskia Mecca Hijab Fascination' akhirnya dipilih. 

“Dulu namanya Zaskia Mecca. Tapi Zaskia nggak mau karena terlalu Zaskia. Kami akhirnya memikirkan mencari nama lain tapi masih ada Zaskia Mecca-nya. Akhirnya nama belakang Mecca yang diambil,” cerita Tasya seperti dilansir dari Vemale.com.

Tasya menjelaskan, pemilihan nama Mecca diambil dari nama belakang Zaskia digabung dengan 'nism' yang berarti komunitas. Selain itu, kata 'Mecca' juga berarti Makkah sehingga nama ini terkesan bernuansa Islami. 

Roda bisnis hijab ini akhirnya melibatkan keluarga. Sang artis Zaskia Mecca menjadi direktur utama yang tugasnya mengurusi desain dan konsep. Sedangkan Tasya bertindak selaku direktur operasional yang mengurusi keluar masuknya barang. Haikal, adik Tasya dan Zaskia, sebagai direktur keuangan. Papa Tasya dan Zaskia berperan sebagai penasihat. 

Di Malang, koleksi Meccanism hanya bisa didapatkan di Widie Boutique Jalan Raya Tlogomas. Produk Meccanism terbilang laris. Bahkan dua minggu sekali selalu ada barang baru. 

Kepala Toko Widie Boutique Ayu Nurdiana mengatakan, konsumen di Malang memilih Meccanism karena model yang ditawarkan cenderung simpel dengan kisaran harga yang terjangkau. Dibandingkan produk artis lain yang ada di Widie Boutique, Meccanism paling diburu.

Produk Meccanism di Malang mulai dari model kaus, gamis, kemeja, tunik, celana berbagai model dan hijab. Warna-warni yang ditawarkan cenderung netral, yakni putih, abu-abu, hitam, dan cokelat. 

Baca Juga : Laiqa Hijab, Produk Brand Lokal Asal Malang Ini Super Nyaman Meski Dipakai di Rumah Saja

"Banyak mahasiswi juga ke sini nyari kemeja. Selain itu ya ibu-ibu. Produk Zaskia bagus, harganya juga nggak terlalu mahal," tutur wanita yang akrab disapa Ayu itu kepada MALANGTIMES. 

Salah satu pelanggan hijab label Meccanism di Malang ialah Ritma. Wanita berhijab itu mengaku alasannya sederhana, hijab Meccanism by Zaskia Mecca dibanderol terjangkau. 

"Kalau dari pilihan produk, Dian Pelangi mungkin bagus ya. Tetapi harganya terlalu mahal buat mahasiswa," ujarnya. Produk hijab artis Dian Pelangi juga singgah di Malang. 

Harga produk Dian Pelangi terbilang mahalm yakni berkisar Rp 400 ribuan. Bahkan ada yang mencapai jutaan. Inilah yang membuat produk Meccanism by Zaskia Mecca berhasil memikat pangsa pasar mode di Malang yang kebanyakan didominasi mahasiswa.

Tak dapat dipungkiri, persoalan harga menjadi faktor utama produk hijab di Malang diterima tidaknya. Desainer Malang Kaluella Adjanie juga tak berani bikin produk dengan harga melambung. "Susah kalau di Malang mematok harga terlalu mahal karena segmentasinya masih mahasiswa yang kita tahu sendiri juga tidak terlalu banyak duitnya," tandas desainer muda itu. (*)