Pura Amerta Jati yang lokasinya berada di Pulau Ismoyo, Pantai Balekambang (Foto : Rully Novianto/MalangTIMES)
Pura Amerta Jati yang lokasinya berada di Pulau Ismoyo, Pantai Balekambang (Foto : Rully Novianto/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Bupati Malang, Rendra Kresna, memerintahkan pengelola Perusahaan Daerah (PD) Jasa Yasa untuk segera memindahkan flying fox dari bangunan Pura Amerta Jati, yang lokasinya berada di Pulau Ismoyo, Pantai Balekambang, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. 

Langkah tegas ini diambil Rendra setelah dirinya mendapat masukan melalui Ketua PHDI (Parisada Hindu Dharma Indonesia) Kabupaten Malang, Sutomo Adi Wijoyo. Menurut Sutomo, keberadaan flying fox dapat mengganggu peribadatan umat Hindu. 

Mendengar keluhan Sutomo, Bupati pun langsung memerintahkan agar dalam waktu dekat, Direktur Usaha PD Jasa Yasa, Faiz Wildan, segera memindahkan arena flying fox.

"Kami akan segera memindahkan fying fox dari pura, kami pun mengucapkan terima kasih karena sudah diberi masukan positif," ucap Bupati.

Mendengar permintaan Bupati, Faiz Wildan pun langsung meresponnya. Sesuai rencana, pria yang saat ini menjabat sebagai Direktur BUMD termuda di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang ini akan memulai pembongkaran flying fox awal April mendatang.

"Segera mungkin kami memindahkan flying fox, Insya Allah April mendatang," ucapnya kepada Bupati, disaksikan beberapa awak media.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Bupati Rendra Kresna bersama Direksi PD Jasa Yasa menghadiri prosesi ibadah umat Hindu, Jalanidhi Puja, yang dilaksanakan pagi tadi, Sabtu (25/3/2017), di Pantai Balekambang.

Saat itulah Bupati Malang mendapat saran dari Ketua PHDI (Parisada Hindu Dharma Indonesia) Kabupaten Malang, Sutomo Adi Wijoyo, agar flying fox dapat dipindahkan dari Pura Amerta Jati.